Museum Tsunami Aceh Diserbu Pengunjung di Hari Libur Lebaran, Ini Jumlahnya

Museum Tsunami Aceh
Museum Tsunami Aceh, yang terletak di Banda Aceh ini adalah museum yang dirancang sebagai pengingat simbolis bencana gempa dan tsunami Samudra Hindia 2004. Serta pusat pendidikan dan tempat penampungan bencana darurat jika daerah itu pernah terkena tsunami lagi. (iStock)

TURISIAN.com – Museum Tsunami Aceh menjadi tujuan wisatawan pada Libur Lebaran 2022. Ribuan masyarakat dari berbagai daerah di dalam dan luar Aceh datang, silih berganti.

Kepala UPTD Museum Tsunami Aceh M Syahputra ZA mengatakan museum mulai dibuka pada H+2 Idul Fitri atau Rabu (4/5) lalu.

Saat dibuka, antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk mengunjungi destinasi wisata edukasi kebencanaan itu.

“Museum Tsunami mulai dibuka hari Rabu, antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti jumlah kunjungan hari itu hampir mencapai 3.000 orang,” kata Syahputra di Banda Aceh, Sabtu 7 Mei 2022.

BACA JUGA; Tari Saman Aceh, Harmonisasi Gerak Tangan Bermakna Penuh Puji-pujian

Kemudian, lanjut dia, pengunjung juga terus meningkat pada Kamis yang mencapai 4.000 orang.

Hingga saat ini, destinasi wisata sejarah ini terus dipadati pengunjung dalam momentum libur lebaran.

“Secara keseluruhan selama dibuka hingga hari ini mencapai 10.000 orang yang berkunjung ke museum ini,” katanya.

Ia menilai, animo masyarakat untuk berwisata tinggi karena dalam dua tahun terakhir tempat wisata tutup akibat pandemi COVID-19.

Kemudian jumlah hari libur juga panjang sehingga dimanfaatkan untuk berwisata.

BACA JUGA: Berpetualang ke Air Terjun Silelangit, Hidden Gem Subulussalam Aceh

Museum tersebut, kata dia, sudah menjadi ikon yang wajib dikunjungi wisatawan jika berada di Aceh, untuk mengenang tsunami sekaligus edukasi tentang kesiapsiagaan bencana tsunami.

Para pengunjung umumnya dari luar daerah. Paling banyak dari Sumatera Utara, serta beberapa daerah lain.

“Rata-rata terpantau paling banyak Sumatera Utara, ada juga Pelembang, Riau, dan beberapa daerah lain,” katanya.

Jimmy warga Brastagi, Sumatera Utara mengatakan diri sudah berada di Aceh sejak Rabu lalu. Ia bersama keluarganya ke Tanah Rencong untuk berwisata menikmati libur panjang momentum Idul Fitri.

“Ini pertama kali saya ke museum dan pertama kali saya ke Aceh. Saya ke museum ini untuk edukasi kepada anak-anak, belajar tentang kebencanaan,” kata Jimmy. ***

Sumber: Antaranews

Pos terkait