Gunung Fatubraun Kupang dengan Panorama Alam yang Eksotis dan Memikat Mata

Gunung Fatubraun
Gunung Fatubraun Kab. Kupang, NTT. (Source: Dispar Kab. Kupang)

TURISIAN.com – Gunung Fatubraun di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyajikan panorama alam yang eksotis dan memikat mata. Sobat Turisian wajib mampir ke tempat ini saat liburan nanti ke NTT.

Destinasi wisata Kupang tersebut dikembangkan cukup lengkap, meliputi ekowisata, agrowisata, dan wisata minat khusus panjat tebing. Pemandangan alam di sekitarnya pun sungguh menakjubkan, apalagi saat Sobat Turisian melihatnya dari atas ketinggian yang mencapai sekitar 400 mdpl.

Namun untuk menikmati pesona keindahan lanskap alam Gunung Fatubraun, Sobat Turisian harus berjalan kaki mengikuti arah anak tangga. Berawal dari area parkir kendaraan hingga ke puncak gunung.

Pesona Sunrise Gunung Fatubraun

Lebih menarik lagi datang ke tempat wisata Kupang ini saat menjelang pagi. Begitu tiba di puncak tebing mata Sobat Turisian akan dimanjakan pemandangan matahari terbit (sunrise). Cocok sekali sebagai latar swafoto yang instagenik dan eksotik.

Baca juga: Tiga Tempat Wisata di Alor NTT yang Bikin Betah dengan Sajian Ragam Aktivitas Seru

Selain itu, di puncak gunung ini pun banyak spot foto keren lainnya. Dengan sudut pandang yang berbeda-beda. Paling favorit spot berlatar pemandangan pantai laut selatan di bagian Amarasi yang membentang luas tanpa batas.

Fasilitas pendukung di objek wisata ini juga sudah cukup lengkap. Seperti lopo-lopo yang terletak di area bawah gunung maupun puncak tebing. Ada pula pagar batas pengaman yang berada di atas bukit, serta toilet, dan fasilitas lainnya.

Lokasi & Akses ke Gunung Fatubraun Kupang

Kini Gunung Fatubraun masuk deretan destinasi wisata populer dan unggulan di Kabupaten Kupang. Lokasinya berada di Desa Tuatuka, Kecamatan Amarasi Selatan. Jaraknya sekira 42 km dari Oelamasi ibu kota Kabupaten Kupang.

Baca juga: Menjelajah TWA Ruteng NTT untuk Menikmati Keindahan Danau Ranamese

Akses menuju ke sana mudah terjangkau oleh Sobat Turisian. Terlebih setelah adanya pembukaan jalan poros tengah. Perjalanannya dapat ditempuh dengan menggunakan mobil atau sepeda motor, kurang lebih selama 2 jam dari Oelamasi.*

 

 

Pos terkait