Langit Sleman Berhias Balon Udara di Tempat Wisata Obelix Village, Ini Tarifnya

Balon Udara
Ilustrasi wahana balon udara. (Dok.Pixabay.com)

TURISIAN.com – Tak perlu jauh-jauh ke Wonosobo untuk menyaksikan balon udara menari-nari di angkasa. Tahun ini, warna-warni balon kembali mengudara. Namun bukan di lereng Dieng, melainkan di langit Sleman, Yogyakarta.

Festival balon udara yang selama ini menjadi magnet wisatawan di Wonosobo, kini digelar di kawasan wisata Obelix Village, Krandon, Pandowoharjo, Kecamatan Sleman.

Lokasinya hanya selemparan batu dari pusat Kota Yogyakarta, sekitar 13 kilometer dari Tugu Jogja.

Dengan perjalanan kurang dari 30 menit, pengunjung sudah bisa menikmati nuansa fajar yang dihiasi balon raksasa berwarna-warni.

Festival ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu pagi, 13 Juli 2025. Gerbang kawasan dibuka sejak pukul 05.00 WIB.

Namun seperti tradisi yang telah lama berlaku dalam festival balon udara,  langit adalah panggungnya, cuaca adalah sutradaranya.

BACA JUGA: Keindahan Langit Cappadocia Jadi Berantakan Setelah Balon Udara Jatuh

“Balon terbang tergantung cuaca dan arah angin, biasanya maksimal sampai pukul 08.00 WIB,” ujar Alan Tri Handoko, Asisten Manajer Operasional Obelix Village Jumat, 4 Juli 2025.

Sementara itu, tiket masuk sudah tersedia dalam format presale seharga Rp 75.000. Bagi yang memutuskan datang spontan, tiket on the spot dijual seharga Rp 85.000.

Harga itu sudah termasuk tiket masuk Obelix Village serta dua voucer untuk jajanan UMKM lokal.

Sedangkan, anak-anak di bawah usia tiga tahun tak perlu membayar tiket. Namun bagi yang sudah berusia lebih dari itu, tiket wajib dibeli.

Festival ini bukan hanya perayaan visual, melainkan juga ajang penggerak ekonomi kecil. Warung-warung kaki lima dan pelapak lokal akan membuka lapaknya di sela-sela embusan angin pagi.

Sembari menyaksikan balon-balon mengambang perlahan, pengunjung dapat mencicipi makanan khas dan berburu suvenir buatan warga sekitar.

Langit, pagi, dan balon—sebuah harmoni baru yang menyapa Yogyakarta dari ketinggian. ***

Pos terkait