Penampilan Eyehategod “Guncang” Panggung Hammersonic Festival 2026

Penampilan Eyehategod
Penampilan Eyehategod di panggung Hammersonic Festival 2026, Sabtu malam, 2 Mei 2026. (Instagram/@eyehategodnola)

TURISIAN.com – Penampilan Eyehategod di panggung Hammersonic Festival 2026, Sabtu malam, 2 Mei 2026, berlangsung tanpa kompromi.

Di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk, Tangerang, kuartet sludge metal asal Amerika Serikat itu seperti datang dengan satu misi, mengguncang.

Vokalis Mike IX Williams membuka set dengan sapaan pendek, nyaris seperti aba-aba.

“Terima kasih semua, terima kasih telah hadir. Kami hadir untuk mengguncang kalian,” ujarnya.

Kalimat itu segera menemukan padanannya di lantai penonton.

“Sister Fucker” dari album Take As Needed For Pain langsung memicu lingkaran mosh pit. Tubuh-tubuh berputar, saling dorong. Sementara sebagian penonton melafalkan lirik dengan lantang.

Tanpa jeda berarti, band melanjutkan tekanan melalui “Kill Your Boss” dan “Medicine Noose”.

Intensitas tak turun yang terjadi justru sebaliknya  headbang massal, ritmis, hampir serempak.

Di sela-sela set, Williams kembali menyapa. Singkat, tapi cukup untuk menjaga jarak panggung dan penonton tetap rapat.

“Terima kasih Jakarta, Hammersonic terbaik, we love you,” katanya.

Karakter sludge metal

Seruan “We want more” mulai menggema bahkan sebelum set utama berakhir. Namun band tetap mengikuti alurnya.

“Everything Everyday” dari album A History Of Nomadic Behavior (2021) menjadi penutup set utama. Lagu yang ditarik panjang dengan energi yang tak benar-benar mereda. Seperti sudah diduga, mereka kembali.

Sementara itu Encore “Dixie Whiskey” dari album Dopesick (1996) dimainkan sebagai penegas, kasar, berat, dan disambut riuh.

Sedangkan Williams menutup penampilan dengan ucapan terima kasih yang kali ini terdengar lebih hangat, meski tetap singkat.

Di antara deretan penampil, Eyehategod tampil sebagai salah satu sorotan. Bukan hanya karena karakter sludge metal mereka yang pekat dan abrasif.

Tetapi juga karena kemampuan menjaga komunikasi langsung dengan penonton tanpa banyak ornamen.

Hammersonic Festival tahun ini menandai satu dekade lebih perjalanan festival tersebut sejak pertama digelar pada 2012.

Mengusung tema “Decade of Dominion” dan berpindah ke lokasi baru di kawasan Pantai Indah Kapuk, gelaran 2026 tetap berjalan di tengah sejumlah penyesuaian line-up akibat pembatalan beberapa musisi internasional.

Namun, bagi penonton malam itu, dentuman sludge dari Eyehategod sudah cukup menjadi penanda, penampilan  Eyehategod  pada festival ini belum kehilangan daya guncangnya. ***

Pos terkait