BBQ Ride 2026: Bandung Kembali Jadi Titik Temu Kustom Kultur Dunia

Kustom Kultur
Ratusan modifikasi mobil jadul hadir di ajang tahunan BBQ Ride yang digelar di Prabuwangi Park, Arcamanik, Kota Bandung, 13-14 Juni 2026. (Instagram/@bbq_ride)

TURISIAN.com – Bandung kembali menjadi persinggahan para penggemar kustom kultur. Akhir pekan ini, 13-14 Juni 2026, ajang tahunan BBQ Ride digelar di Prabuwangi Park, Arcamanik.

Tak sekadar pameran kendaraan modifikasi, acara ini memadukan otomotif, seni, musik, dan gaya hidup dalam satu ruang yang mempertemukan komunitas dari dalam maupun luar negeri.

Tahun ini, BBQ Ride mengusung tema Field and Fleet. Untuk pertama kalinya sejak digelar pada 2013, acara berlangsung di ruang terbuka hijau.

Konsep itu dipilih untuk menghadirkan suasana yang lebih lapang sekaligus merefleksikan semangat perjalanan dan kebersamaan yang selama ini menjadi ruh acara.

Penggagas BBQ Ride sekaligus pemilik Pickers Store Bandung, Chandra Perdana Murti, mengatakan pemilihan lokasi baru menjadi upaya menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung.

“Untuk pertama kalinya tahun ini BBQ Ride hadir di ruang terbuka hijau yang memberikan suasana outdoor lebih luas dan nyaman bagi pengunjung,” kata Chandra dalam keterangan tertulis, Kamis, 11 Juni 2026.

Menurut dia, BBQ Ride lahir dari keinginan mempertemukan para pecinta kustom kultur di Bandung dan sejumlah kota lain di Indonesia.

Dalam perjalanannya, acara tersebut berkembang menjadi agenda tahunan yang menarik perhatian komunitas internasional.

Memasuki penyelenggaraan ke-13, rangkaian kegiatan diawali melalui BBQ Ride Trip, sebuah reli wisata yang menempuh jalur pesisir selatan Jawa Barat.

Perjalanan dimulai dari Ciwidey dan berakhir di Batu Karas, menawarkan pengalaman berkendara sekaligus menikmati lanskap alam kawasan selatan Jawa Barat.

Di lokasi acara, pengunjung dapat menjumpai berbagai program unggulan. Salah satunya Dig In Van In Van Exhibition, yang menampilkan beragam van dan kendaraan kustom dengan karakter unik.

Ada pula Kustom Vehicle Showcase yang menghadirkan motor dan mobil modifikasi dari berbagai aliran.

Penyelenggara juga memperkenalkan konten baru bertajuk Women On Wheels.

Komunitas Perempuan

Area ini disiapkan sebagai ruang berkumpul komunitas perempuan yang memiliki beragam minat. Mulai dari bersepeda, skateboard, roller skate, hingga komunitas kreatif lainnya.

Bagi penggemar motor dua tak, tersedia area Howlin Two Strokes yang menjadi titik temu para pencinta motor klasik.

Sementara itu, kolaborasi dengan JDM Fest menghadirkan Good Old Fashioned JDM Beater, yang menampilkan kendaraan bergaya Japan Domestic Market atau JDM.

BBQ Ride tak hanya mengandalkan partisipasi komunitas lokal. Tahun ini, sejumlah tamu dari Jepang, Thailand, Singapura, Taiwan, Malaysia, Amerika Serikat, Cina, dan Brunei Darussalam dipastikan hadir.

Di antaranya Satoshi dari Fonk Motorcycle Jepang serta Elliot Dapre dari Le Hangar 23, Amerika Serikat.

Sejumlah perwakilan komunitas dan penyelenggara acara kustom internasional seperti Wicked Wallop, Borneo Kustom Show, dan Mooneyes juga akan turut meramaikan kegiatan.

Kehadiran mereka diharapkan menjadi ruang pertukaran gagasan dan perkembangan terbaru dunia kustom kultur lintas negara.

Di luar pameran kendaraan, panggung hiburan menjadi daya tarik lain.

Sejumlah musisi dan band dijadwalkan tampil, antara lain Burgerkill, IWA.K bersama DJ Evilcuts, Rocket Rockers, Sunbath, Laluna, Beltigs, Mbok Jamu Party, Ink & Friends, SKEMA, hingga Mitosmistis.

Pengunjung juga dapat menikmati area kuliner dan tenant gaya hidup yang menghadirkan beragam produk kreatif dari pelaku usaha lokal.

Tiket masuk dijual Rp 75 ribu untuk satu hari dan Rp 150 ribu untuk akses dua hari.

Melalui kehadiran komunitas dan pelaku industri kreatif dari berbagai negara, BBQ Ride kembali menegaskan posisi Bandung. Yakni, sebagai salah satu barometer perkembangan kustom kultur dan gaya hidup kreatif di Indonesia. ***

Pos terkait