TURISIAN.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyiapkan langkah antisipatif menghadapi penutupan sejumlah ruas jalan di Ibu Kota.
Kebijakan menyusul adanya penyelenggaraan kegiatan lari pada Minggu, 14 Juni 2026.
Penumpang kereta api jarak jauh yang berangkat dari Stasiun Gambir diminta mempertimbangkan Stasiun Jatinegara sebagai titik naik alternatif.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan rekayasa tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi keterlambatan penumpang mencapai Stasiun Gambir.
Sejumlah ruas jalan yang ditutup diperkirakan akan memicu kepadatan lalu lintas sejak pagi hari.
Meski akses menuju Gambir berpotensi terganggu, Franoto menegaskan operasional stasiun tetap berlangsung normal.
Berhenti Luar Biasa
“Stasiun Gambir tetap melayani proses naik dan turun pelanggan seperti biasa,” kata dia dalam keterangan tertulis, Sabtu, 13 Juni 2026.
Untuk mengakomodasi penumpang yang memilih berangkat dari Jatinegara, KAI menyiapkan skema Berhenti Luar Biasa (BLB) bagi sejumlah perjalanan kereta.
Di antaranya KA Tambahan Gambir–Yogyakarta yang berangkat pukul 05.15 WIB, KA Argo Semeru tujuan Surabaya Gubeng pukul 06.20 WIB.
Kemudian, KA Purwojaya tujuan Cilacap pukul 07.00 WIB, KA Parahyangan tujuan Bandung pukul 07.30 WIB. Serta KA Taksaka tujuan Yogyakarta pukul 07.45 WIB.
Tak hanya kereta keberangkatan, sejumlah kereta yang tiba di Gambir juga dijadwalkan singgah di Jatinegara.
Kereta tersebut antara lain KA Taksaka relasi Yogyakarta–Gambir yang tiba pukul 03.15 WIB, KA Argo Dwipangga relasi Solo Balapan–Gambir yang tiba pukul 03.30 WIB.
Dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi–Gambir yang tiba pukul 05.00 WIB.
Menurut Franoto, informasi mengenai perubahan pola layanan itu telah disampaikan kepada pelanggan melalui pesan singkat dan WhatsApp.
KAI juga meminta calon penumpang memperhitungkan waktu tempuh menuju stasiun dengan lebih cermat mengingat potensi kemacetan di sejumlah titik.
Perusahaan mengimbau pelanggan datang lebih awal dan memastikan kembali jadwal perjalanan melalui aplikasi Access by KAI.
Atau bisa juga melalui layanan Contact Center 121, petugas stasiun, maupun kanal informasi resmi KAI lainnya.
Bagi KAI, langkah tersebut menjadi cara untuk menjaga kelancaran perjalanan kereta di tengah agenda besar yang berlangsung di pusat kota. ***





