Menutup Tahun 2022, Pemkot Yogyakarta Gercep Tarik Wisatawan

Pemkot Yogyakarta
Perempuan Jawa dengan pakaian adat Jawa menari di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta. Foto: iStock

TURISIAN.com – Menutup tahun 2022, Pemkot Yogyakarta terus gercep alias gerak cepat untuk meraih kunjungan wisatawan. Caranya, dengan menghadirkan berbagai event.

Seperti yang digelar pada, Minggu 6 November 2022, event  bertajuk Tandang Jogja Kreatif hadir pada kawasan Jalan Ipda Tut Harsono.

Penjabat (PJ) Wali Kota Yogyakarta Sumadi mengatakan bahwa kunjungan wisatawan ke Kota Yogyakarta telah melampaui target.

September lalu target wisatawan adalah 2 juta wisatawan, tetapi kunjungan wisata malah mencapai 5 juta.

BACA JUGA: Enaknya Makan di Rajaklana Resto Yogyakarta dengan Nuansa Bali

“Kita harus menyiapkan event wisata yang bisa menambah kunjungan. Target kunjungan pada September lalu sebenarnya 2 juta wisatawan, tapi ternyata mencapai 5,1 juta pengunjung,” ujarnya dalam keterangan resminya, hari ini.

Sumadi menambahkan kunjungan wisatawan dapat melebihi dari terget karena kerja sama lintas sektor dan antar masyarakat dapat terjalin dengan baik.

“Sinergi antar-OPD dengan stakeholder, kemantren, wilayah, dan masyarakat inilah yang harus terus dilanjutkan dan semakin dikuatkan,” ucap dia.

BACA JUGA: Memanjakan Mata di Gunung Gentong Yogyakarta yang Mengagumkan

Dia menambahkan bahwa walaupun kunjungan wisatawan yang tinggi, tetap harus dibarengi penerapan protoko.

Obah Kanthi Bungah

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Pemkot Yogyakarta Wahyu Hendratmoko mengatakan, kegiatan Tandang Jogja Kreatif ini mengusung tema Obah Kanthi Bungah. Atau yang memiliki arti bergerak dengan gembira.

Tema Obah Kanthi Bungah dipilih sebagai jargon, penyemangat masyarakat dalam menghadapi akhir tahun untuk segera bergerak dalam masa pemulihan Pandemi Covid-19.

“Kita bersyukur di DIY sudah masuk pada PPKM level 1, yaitu normal terbatas. Ini merupakan momentum yang pas untuk semakin memperbanyak event pariwisata dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” kata dia.

BACA JUGA: Kalender Event Kota Yogyakarta 2022

Lebih lanjut mengemukakan Wahyu, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang antusias bersama-sama bangkit dari keterpurukan selama pandemi Covid-19. Dan bersama-sama memutar roda perekonomian Kota Yogyakarta.

Menurut dia, gelaran Tandang Jogja Kreatif kali ini melibatkan masyarakat Kampung Dipowinatan Mergangsan.

BACA JUGA: Watu Paris, Tempat Wisata Kekinian yang Lagi Hits di Yogyakarta

Dalam kegiatan tersebut, penyelenggara membagikan 200 porsi bubur lemu kepada pengunjung dengan menggunakan uang kreweng dalam transaksinya.

Gelaran Tandang Jogja Kreatif turut dimeriahkan oleh hiburan berupa penampilan seni musik dan tari.

Termasuk,  edukasi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta serta komunitas pencinta reptil dan burung.

Ada pula stan UMKM dari 14 kemantren dengan berbagai jenis produk kerajinan, fesyen, tanaman hias, dan kuliner. ***

Pos terkait