Mengurai Pesona Kawah Ijen, Destinasi Wisata Banyuwangi yang Mendunia

Kawah Ijen
Keindahan lanskap gunung dan Danau Hijau di pagi hari di gunung berapi Kawah Ijen, Jawa Timur yang membuat wisatawan selalu mengagumi. Foto: iStock

TURISIAN.com – Bila hendak berwisata alam  ke Jawa Timur, jangan hanya sekadar berkunjung ke Gunung Bromo. Cobalah mampir melihat Kawah Ijen yang cukup fenomenal di Banyuwangi ini.

Nah, pernahkah Sobat Turisian mendengar tentang Kawah Ijen?

Kawah yang terletak di Banyuwangi ini memang memiliki sejumlah kelebihan yang layak diperhitungkan, Guys. Penasaran dengan kawah ini? Ayo kita simak bersama :

Pesona api biru yang memukau

Fenomena api biru atau yang dikenal blue fire di Kawah Ijen ini rupanya sudah terkenal di kalangan wisatawan mancanegara. Yang menarik lagi, api biru ini hanya ada dua di dunia, lho!

Selain Islandia, hanya Banyuwangi yang memiliki fenomena alam yang super kece ini. Puncak pemandangan indah ini dapat diamati saat subuh.

BACA JUGA: Keindahan Curug Bengkawah, Air Terjun Kembar di Pemalang

Tidak heran banyak wisatawan berbondong-bondong saat hari masih gelap, agar dapat menikmati si api biru dengan leluasa dan jelas.

unung

Saat mentari pagi menyinari kawah Ijen, Takaiters dapat melihat lautan air berwarna hijau toska yang memukau di area danau.

Namun cukup melihat saja, ya. Kita tidak diperkenankan turun apalagi menyentuh air tersebut. Penyebabnya adalah karena air kawah bervolume sekira 200 juta meter kubik itu panasnya mencapai 200 derajat celcius.

Derajat keasaman kawah tersebut sangat tinggi mendekati nol sehingga bisa melarutkan pakaian bahkan tubuh manusia dengan cepat.

BACA JUGA: Ogel-ogel, Oleh-Oleh Khas Pemalang yang Wajib Kalian Bawa Pulang!

Penambang belerang

Para penambang belerang lokal di kawasan Kawah Ijen cukup menarik perhatian para wisatawan lokal maupun asing.

Mereka menambang belerang dengan peralatan seadanya. Senjata tempur mereka hanyalah sepasang sepatu boot tebal, peralatan memukul belerang, dan keranjang pikulan untuk mengangkut belerang.

Yang lebih hebat lagi adalah, berat belerang yang dipikul ga main-main, lho. Sekali pikul, mereka bisa membawa beban 60-80 kilogram belerang sekali jalan.

Wow, tidak terbayang betapa kuatnya otot para penambang lokal ini, ya?

BACA JUGA: 7 Tempat Wisata Dekat Kanjuruhan yang Selalu Bikin Kangen

Hawa dinginnya begitu juara

Jangan lupa berteman akrab dengan jaket super tebal, lengkap dengan sepatu kets dan kaos tangan serta topi, Guys. Bersiaplah menikmati sensasi dingin dari suhu antara 2 hingga 10 derajat celcius. Meskipun hawanya begitu dingin, Takaiters dapat melihat tanaman indah seperti edelweis dan cemara gunung tumbuh subur di sana.

Perbedaan Tiket masuk

Beruntunglah kita yang menjadi pihak wisatawan tuan rumah, karena harga tiket masuk kawasan kawah wisata ini hanya seharga RP.5.000,00 saja. Bandingkan dengan harga yang berlaku atas wisatawan mancanegara, yaitu Rp.100.000,00. Wow, harga tiket wisatawan lokal lebih  murah 200% dari wisatawan asing!

Nah, tunggu apa lagi? Dengan biaya masuk yang murah, Sobat Turisian akan mendapatkan pengalaman tak terlupakan saat mendaki puncak kawah dan melihat blue fire yang fenomenal itu. Selamat menjelajah kawah Ijen nan eksotis! ***

Pos terkait