Kendaraan Mengarah ke Puncak Bogor Tercatat 66 Ribu Lebih

Kendaraan Mengarah ke Puncak
Mendekati hari Raya Idul Fitri Jalan Raya Puncak, Bogor selalu dipadati warga yang ikut berlebur, sekaligus mudik. (Turisian.com/Duta Ilham)

TURISIAN.com – Memasuki cuti bersama menjelang lebaran, kendaraan mengarah ke Puncak Bogor terus meningkat. Tercatat sudah 66.872 kendaraan yang berasal dari Jakarta dan daerah sekitarnya.

“Situasi Simpang Gadog masih normal lancar,” kata Kasatlantas Polres Bogor, Dicky Pranata, ditemui di Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Jumat 29 April 2022.

Data dari Polres Bogor menunjukkan per Kamis (28/4) ada total 66.872 yang melintas di Ciawi, dengan rincian 37.084 kendaraan dari Jakarta keluar di gerbang tol Ciawi dan 29.788 dari Ciawi menuju Jakarta.

Meski dari volume kendaraan keluar-masuk terbilang besar. Situasi lalu lintas di Simpang Gadog pada cuti bersama menjelang Lebaran masih normal. Tidak ada kepadatan kecuali di sejumlah titik lampu lalu lintas.

BACA JUGA: 24 Ribu Kendaraan Mudik Mulai Masuk Tol Padalarang Menuju Bandung

“Volume kendaraan dari arah Bogor ke Ciawi belum ada peningkatan signifikan,” kata Dicky.

Pantauan arus  lalu lintas dari Ciawi ke arah Sukabumi pun masih normal. Terutama jika menggunakan jalan tol.

Jarak sekitar 28 kilometer dari gerbang tol Ciawi ke gerbang tol Cigombong dapat ditempuh kurang dari setengah jam karena jalan lengang.

Ciawi Ramai pada Pagi Menuju Siang

Berdasarkan data yang dihimpun dari Polres Bogor per Kamis 28 April, lalu lintas di Ciawi cenderung ramai pada pagi menuju siang.

Dan siang menuju malam dengan rincian volume kendaraan mencapai 22.259 unit yang keluar-masuk Ciawi pada pukul 05.00-14.00 dan 22.378 pukul 14.00-21.00.

Sementara pada pukul 21.00-05.00 sebanyak 21.875 kendaraan yang keluar masuk Ciawi.

Kepadatan lalu lintas di Ciawi dan sekitarnya diperkirakan baru terjadi setelah Hari Raya Idul Fitri karena merupakan kawasan wisata.

BACA JUGA: Mudik Menggunakan Sepeda Motor, Ikuti 6 Tips Ini

“Jalur Puncak adalah destinasi wisata, trendnya terjadi kepadatan (lalu lintas) ketika H+1 atau setelah Hari Lebaran,” kata Dicky.

Mudik Lebaran tahun ini merupakan yang pertama kali sejak Indonesia dilanda pandemi pada 2020. Kementerian Perhubungan memperkirakan akan ada 85,5 juta pemudik.

Mayoritas melalui jalur darat, menggunakan kendaraan bermotor pribadi. Itu pula sebabnya, kendaraan mengarah ke Puncak Bogor terus mengalami kenaikan.

Untuk menekan penyebaran virus corona, pemerintah mewajibkan pemudik menyertakan hasil tes negatif antigen.

BACA JUGA: Fenomena Mudik Kali Ini Berdampak Positif Bagi Sektor Pariwisata

Atau PCR bagi masyarakat yang belum mendapatkan dosis lengkap vaksin COVID-19.

Antisipasi Lonjakan Arus Lalu Lintas

Sementara itu, Polres Bogor melakukan antisipasi lonjakan arus lalu lintas dan wisatawan yang melakukan perjalanan ke kawasan Puncak selama libur Lebaran 2022.

“Kami terus koordinasi dengan tempat wisata dan PHRI. Baik itu keterisian hotel, kemudian untuk kunjungan-kunjungan tempat wisata,” kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin saat dijumpai di simpang Gadog, Bogor.

BACA JUGA: KAI Tambah Perjalanan KA untuk Angkutan Mudik Lebaran 2022

Dia menjelaskan koordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) tersebut bertujuan untuk mengawasi penggunaan aplikasi PeduliLindungi di berbagai tempat wisata.

Utamnya disimpul-simpul kemacetan di kawasan Puncak serta memastikan protokol kesehatan tetap diterapkan dengan ketat.

Selain itu, pihaknya juga mengantisipasi sejumlah titik yang menjadi area rawan kemacetan.

“Kalau di Gadog, pertama untuk titik simpul kemacetan ada di Cimory, kemudian Pasar Cisarua, dan Taman Safari,” tambahnya. ***

Pos terkait