Mudik Menggunakan Sepeda Motor, Ikuti 6 Tips Ini

Mudik Menggunakan Sepeda Motor
Ilustrasi. Pengendara sepeda motor. (iStock)

TURISIAN.com – Mudik menggunakan sepeda motor menjadi salah satu pilihan menuju kampung halaman. Seperti yang dilakukan sebagian masyarakat tanah air pada lebaran tahun ini (2022).

Termasuk para traveler karena beberapa pertimbangan ini. Selain karena lebih efesien, mudik dengan  sepeda motor bisa lebih leluasa menge-ekplore keindahan alam di setiap jalur yang dilewati.

Sewaktu-waktu bisa berhenti untuk sekedar mengabadikan matahari terbit, atau matahari terbenam. Syukur, bisa ketemu tempat makan yang enak, sehingga bisa menjadi catatan buat di blog atau vlog.

Tapi, mudik bersepeda motor bukan tidak beresiko. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, termasuk bagaimana kita bisa disiplin untuk selama dalam perjalanan.

Produsen Motor Yamaha

Terkait dengan mudik lebaran dengan sepeda motor, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (PT YIMM) sebagai salah satu produsen motor terbesar di Indonesia membagikan beberapa tips mudik naik motor.

BACA JUGA: Terminal Mengwi Bali Siagakan 127 Unit Bus Mudik, Ada Penukaran Uang

“Mmenempuh perjalanan jauh dengan sepeda motor sudah menjadi hal umum untuk dilakukan. Namun dalam berkendara, tetap penting bagi kita untuk dapat selalu menjaga keselamatan. Mulai dari memastikan kondisi fisik pengendara, memantau gaya berkendara dengan ECO riding, serta menjaga kondisi sepeda motor tetap prima,” ujar Manager Public Relation, YRA, & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Antonius Widiantoro,  Senin 25 April 2022.

Antonius mengingatkan agar sebelum melakukan perjalanan harus tetap melakukan pemeriksaan kendaraan.

“ Kami harap seluruh masyarakat Indonesia semakin sadar akan pentingnya pemahaman cara berkendara yang tepat serta dapat mengaplikasikannya untuk mendukung keselamatan berkendara,”

Kondisi jalan saat ini semakin aktif dan ramai dipenuhi beragam kendaraan. Mulai dari kendaraan kecil seperti sepeda motor, angkutan umum, mobil, hingga kendaraan muatan besar seperti truk, bus, dan sejenisnya.

BACA JUGA: Mudik Naik Bus, Ini Daftar Harga Tiket Jurusan Jakarta-Yogyakarta-Solo

“Kondisi seperti ini dapat menyebabkan kemacetan hingga rawan kecelakaan,” ujarnya.

Oleh karena itu, para pengendara khususnya pengendara sepeda motor harus tetap mawas diri. Caranya, dengan memastikan kondisi fisik dan motor tetap prima agar perjalanan dapat dilakukan dengan nyaman dan selamat sampai tujuan.

Apa saja yang harus dipersiapkan

Berikut beberapa tips mudik naik motor yang perlu diperhatikan:

1. Pastikan kondisi motor dalam keadaan prima

Lakukan pemeriksaan kondisi motor sebelum berkendara, seperti pengecekan oli, lampu dan kelistrikan, serta kondisi ban. Pastikan sistem penerangan berfungsi dengan baik untuk berkendara di malam hari.

2. Pastikan membawa surat-surat berkendara

Mendukung kenyamanan pengendara, pastikan selalu membawa dan memeriksa masa berlaku surat berkendara, seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Menggunakan perlengkapan berkendara lengkap Selalu gunakan helm, jaket, sarung tangan, sepatu, masker, dan pakaian yang nyaman saat berkendara. Hindari menggunakan celana pendek dan sendal. Saat musim hujan, disarankan membawa jas hujan dengan model atasan dan celana.

BACA JUGA: KAI Tambah Perjalanan KA untuk Angkutan Mudik Lebaran 2022

3. Membawa barang secukupnya

Pengendara dapat membawa barang sesuai dengan kapasitas sepeda motor yang disarankan. Pengendara dapat memanfaatkan bagasi sepeda motor yang luas atau menggunakan Top Case Yamaha untuk membantu membawa muatan lebih banyak.

4. Patuhi peraturan lalu lintas

Keselamatan dimulai dari diri sendiri, maka diharapkan setiap pengendara disiplin mengikuti peraturan dan rambu lalu lintas untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

5. Pahami rute perjalanan

Pengendara wajib merencanakan rute perjalanan dan mencari informasi mengenai kondisi jalan yang akan dilewati sebelum mulai berkendara agar perjalanan lebih tenang dan tidak mengganggu pengendara lainnya. Jika pertama kali mengunjungi wilayah baru, jaga kecepatan berkendara.

6. Menjaga kondisi fisik tetap prima sebelum dan saat berkendara

Pastikan pengendara beristirahat cukup dengan tidur lebih awal dan menghindari alkohol sebelum melakukan perjalanan. Jika merasa lelah waktu perjalanan, disarankan berhenti untuk beristirahat setidaknya setiap 2 jam sebelum melanjutkan perjalanan. ***

Pos terkait