TURISIAN.com – Di tengah menjamurnya pusat hiburan keluarga di Kota Bandung, konsep sportainment mulai mencuri perhatian.
Bukan sekadar tempat bermain, model hiburan ini memadukan aktivitas olahraga dengan permainan interaktif yang dirancang ringan dan kompetitif.
Salah satu yang terbaru hadir di 23 Paskal Shopping Center melalui SKORZ Sportainment.
Dari luar, arena itu tampak seperti perpaduan gelanggang olahraga dan taman bermain modern.
Denting bola biliar bersahutan dengan suara sepatu yang memantul di area trampolin.
Sejumlah pengunjung tampak bergantian mencoba wahana ninja obstacle, sementara lainnya larut dalam permainan mini golf dan snooker soccer.
Sementara itu Supervisor SKORZ, Daniel Aafi, mengatakan konsep yang mereka usung bertumpu pada pengalaman olahraga yang santai dan menghibur.
“Olahraga itu tidak harus serius. Di sini orang bisa bergerak, berkeringat, tapi tetap fun,” kata Daniel, Rabu, 13 Mei 2026.
SKORZ mulai beroperasi sejak akhir Juni 2025. Arena ini menyasar anak muda dan keluarga yang mencari alternatif rekreasi aktif.
Utamanya, di tengah dominasi hiburan digital dan pusat belanja konvensional.
Sedangakan pengunjung tak hanya bermain bersama teman atau keluarga. Tetapi juga dapat beradu kemampuan dengan tim internal yang disiapkan pengelola.
Ada sepuluh wahana yang ditawarkan. Mulai dari biliar, mini golf, hingga trampolin interaktif. Beberapa arena menggabungkan unsur olahraga dan permainan kompetitif.
Seperti trampolin dodgeball, trampolin basket, serta trampolin boxing. Di sisi lain tersedia area futsal dan basket yang menjadi magnet bagi pengunjung remaja.
Menurut Daniel, arena biliar menjadi salah satu wahana yang paling cepat menarik minat pengunjung sejak pertama dibuka.
Ia menilai konsep permainan yang santai namun kompetitif menjadi daya tarik utama.
“Pengunjung datang bukan cuma olahraga, tapi juga cari experience,” ujarnya.
Kelompok Usia
Pengelola membuka arena ini untuk hampir semua kelompok usia. Anak dengan tinggi minimal 110 sentimeter diperbolehkan mencoba berbagai wahana.
Demi alasan keamanan, seluruh pengunjung diwajibkan mengenakan kaus kaki anti-slip yang juga dijual di area kasir.
Sistem tiket dibuat fleksibel. Dalam durasi bermain dua jam, pengunjung diperbolehkan keluar masuk arena.
Kebijakan itu, menurut Daniel, memberi keleluasaan bagi pengunjung yang ingin beristirahat atau makan tanpa kehilangan akses bermain.
Harga tiket dipatok Rp150 ribu pada hari kerja dan Rp175 ribu saat akhir pekan.
Pengelola juga menyediakan paket pasangan, keluarga, hingga rombongan hangout dengan tarif yang lebih ekonomis.
Di tengah gaya hidup urban yang semakin sedentari, kemunculan arena seperti SKORZ menunjukkan satu kecenderungan baru. Yakni, olahraga tak lagi semata aktivitas kebugaran, melainkan bagian dari gaya hiburan kota. ***





