Referensi Oleh-oleh Khas Ciamis Serba Manis

Oleh-oleh Khas Ciamis
Oleh-oleh serba manis khas Ciamis, Jawa Barat. (Instagram.com /@karinadewi66)

TURISIAN.com – Kudapan yang memiliki cita rasa manis memang kerap digemari oleh masyarakat Indonesia tanpa mengenal usia. Termasuk oleh-oleh khas Ciamis ini.

Berbicara soal itu, sobat Turisian yang gemar sekali cemal-cemil kudapan manis bisa mencoba ragam olahan serba manis khas dari Ciamis.

Ragam kudapan serba manis itu pun cocok sekali untuk dijadikan oleh-oleh untuk sanak keluarga yang juga penasaran dengan keragaman warisan tradisi kuliner khas Ciamis.

Dikutip TURISIAN.com- dari dispar.ciamiskab.go.id pada Senin, 28 Maret 2022, berikut adalah sederet referensi kudapan khas dari Ciamis yang cocok untuk dijadikan oleh-oleh untuk sanak saudara:

BACA JUGA: 17 Tempat Wisata Kuliner Berbagai Daerah di Indonesia

Ciamis Utara

1. Kalua Jeruk

Ini adalah salah satu kudapan yang paling unik dari Panjalu, yaitu sebuah kecamatan yang letaknya berada di wilayah Ciamis Utara.

Terdapat dua pusat pembuatan kalua jeruk, yakni di daerah Kertamandala sert Mandalare.

Menurut masyarakat yang berprofesi sebagai pengrajin kalua, kudapan manis ini sudah mulai diproduksi sejak sekitar 40 tahun yang lalu.

Sesuai dengan namanya, bahan dasar kalua jeruk adalah jeruk, namun yang unik adalah bukan buahnya yang dijadikan bahan utama, melainkan kulit jeruknya.

Kulit jeruk Bali yang setengah matang dipilih oleh para pengrajin kalua jeruk karena dinilai memiliki tekstur kulit buah yang tebal, maka kalua yang dihasilkan akan terasa lebih enak rasanya.

Kalua sendiri dalam bahasa setempat artinya manisan, maka kalua jeruk bisa diartikan sebagai manisan dari kulit jeruk Bali.

BACA JUGA: Serba Ubi, 5 Lima Kudapan Khas Nusantara Menyambut Ramadhan

Cara membuat kalua jeruk cukup lama, kulit jeruk yang dipakai adalah bagian kulit jeruk yang berwarna putih saja, sementara kulit luarnya dibuang.

Setelah dipotong dan dicuci bersih, kulit jeruk kemudian direndam dengan menggunakan air larutan kapur sirih hingga semalaman.

Keesokan harinya, maka warna dari kulit jeruk akan berubah semu kuning, lalu rebus hingga matang dan memiliki tekstur yang empuk, kemudian angkat dan tiriskan.

Lalu masak di dalam rebusan air gula mendidih yang telah agak mengental dan diberi pewarna makanan, masak dengan api kecil.

Untuk mengeringkannya, cukup diletakkan di atas tampah atau loyang yang telah sebelumnya dialasi dengan plastik supaya tidak lengket.

Tanpa Bahan Pengawet

2. Jawadah Takir

Kudapan yang satu ini bisa dibilang sejenis wajit namun dengan pengemasan yang jauh berbeda jika dibandingkan dengan wajit pada umumnya.

Jika biasanya wajit dibungkus dengan kulit jagung kering, jawadah takir disajikan dengan menggunakan kararas atau daun pisang yang telah dikeringkan.

Hal unik lainnya adalah, jawadah takir tidak dibungkus secara utuh, namun hanya diletakkan diatas daun pisang kering tersebut dengan takaran satu sendok makan tiap buahnya.

Namun, meski hanya diletakkan begitu saja dan tanpa dibungkus rapat, dalam kondisi apapun tekstur dari jawadah takir akan tetap kering sehingga dijamin rasanya akan tetap enak.

Dan meskipun diolah tanpa menggunakan campuran dari bahan pengawet, kudapan manis khas Ciamis ini bisa tetap awet kok.

BACA JUGA: Mencicipi Kelezatan Aneka Makanan Khas Tulungagung

Teman Minum Teh Manis

3. Galendo

Dijamin, akan sangat sulit menemukan kudapan unik yang satu ini di luar Ciamis.

Galendo adalah salah satu ikon dari Ciamis, yang terbuat dari ampas minyak kelapa.

Ide pembuatan galendo sendiri pada awalnya tercipta karena banyaknya endapan saripati minyak kelapa dari industri pengolahan kelapa di daerah tersebut.

Saripati minyak kelapa yang mengendap pada waktu pembuatan minyak kelapa kemudian diolah oleh warga asli Ciamis untuk menjadi makanan yang enak namun juga memiliki sensasi gurih ketika dikunyah.

Di Ciamis, sobat Turisian bisa dengan mudah menemukan kios-kios  yang menjajakan galendo dengan berbagai pilihan rasa. Mulai dari rasa original, kacang, cokelat, pisang hingga rasa susu.

Sobat Turisian juga bisa mencicipi variasi bolu yang dicampur dengan menggunakan galendo.

Galendo sangat cocok dinikmati dengan cara dicocol dengan gula pasir maupun gula halus.

Masyarakat Ciamis biasanya menikmati  galendo sebagai teman minum teh manis hangat maupun kopi pahit panas menjelang sore hari.

Salah satu sentra galendo yang cukup terkenal di Ciamis ialah sentra milik H Endut yang berlokasi di Jalan Kapten Harsono Sudiro.

Nah, jika sobat turisian berwisata ke Ciamis, jangan lupa mampir ke sini. Paling tidak bisa  mencicipi sensasi manis gurih dari kudapan khas ini ya.

***

Pos terkait