Mencicipi Kelezatan Aneka Makanan Khas Tulungagung

makanan khas tulungagung
Lontong Sompil

TURISIAN.com – Wisata kuliner ke Tulungagung cukup menarik untuk dicoba. Pasalnya, kabupaten di Jawa Timur ini menyimpan beragam makanan khas yang menggugah selera dengan rasa yang otentik. Aneka makanan khas Tulungagung, ada yang berupa jajanan pasar, camilan, hingga masakan dengan bumbu khasnya.

Berikut ini ada 4 makanan khas Tulungagung yang ajib dicoba saat berlibur ke sana! Siap-siap Anda akan ketagihan dengan kelezatannya.

1. Lontong Sompil

Tampilan makanan khas Tulungagung yang satu ini tampak sederhana, disajikan dengan pincuk daun pisang sebagai piringnya. di dalamnya berisi irisan lontong, sayur rebung atau ada pula yang memakai sayur bersantan. Dibubuhi sayur kacang, tahu, sayur nangka muda, dan sambal kacang.

Meski tampil sederhana, Lontong Sompil kaya akan cita rasa yang luar biasa menggugah selera. Kuliner khas Tulungagung ini telah ada sejak puluhan tahun lalu. Tak heran jika Lontong Sompil menjadi salah satu ikon kuliner Tulungagung.

Untuk mencoba sedapnya Lontong Sompil, Sobat Turisian bisa datang ke Pasar Senggol Bangoan, Kabupaten Tulungagung.

2. Punten Pecel

makanan khas tulungagung

Kuliner khas Tulungagung ini mirip dengan Jadah, perbedaannya hanya terletak pada bahan yang dipakai. Jadah terbuat dari ketan, sedangkan Punten dari bahan beras yang ditanak dengan santan gurih.

Baca juga: 5 Kuliner Tradisional Betawi yang Melegenda dan Masih Bisa Dinikmati di Jakarta

Bahan beras tersebut, kemudian dijelu atau ditumbuk pelan. Masyarakat di sana biasanya menambah parutan kelapa muda. Sehingga tercipta adonan kenyal dan gurih yang biasanya disajikan dengan pecel. Makanya dikenal dengan sebutan Punten Pecel.

Bagi Sobat Turisian yang penasaran untuk menikmati sensasi kenyal dan gurih Punten Pecel, bisa mampir ke Pasar Senggol Bangoan, Tulungagung.

3. Ayam Lodho

makanan khas tulungagung

Ayam Lodho bisa dibilang sebagai kari-nya Tulungagung karena selintas tampilannya memang mirip kari. Hanya saja ayam Lodho dipanggang atau diasap terlebih dulu. Umumnya disajikan bersama nasi atau tiwul yang terbuat dari gaplek atau singkong. Dengan pelengkap gudhangan, sejenis kudapan sayur-sayuran.

Semakin ke sini, Lodho banyak mengalami pergeseran. Sebagian besar warung kaki lima di sana, menyajikan Ayam Lodho sangat mirip kari ayam. Malah orang awam dipastikan tidak bisa membedakannya.

Secara otentik, Lodho Tulungagung dibedakan dalam dua jenis. Ada Lodho berkuah kental dan encer. Untuk yang kental, lebih banyak memakai konsentrasi santan. Dengan rasa yang pedas dan memakai daging ayam kampung.

3. Sate Tulungagung

Sate kambing tulungagung

Kabupaten Tulungagung juga memiliki makan khas berupa sate kambing. Berbahan uatam daging kambing yang segar, empuk, dan tidak tercium bau “prengus” (bau khas kambing) setelah dipanggang dengan teknik pengasapan tradisional.

Baca juga: 9 Sambal Khas Nusantara yang Menggugah Selera

Uniknya, justru banyak juga pecinta kuliner yang menyukai sate ini dari bumbunya yang lezat. Kebanyakan menggunakan bumbu kecap yang diolah khusus sehingga terasa istimewa.

Dibuat secara sederhana dari campuran saus kecap dengan sedikit petis. Namun dengan racikan bumbu sesederhana itu, membuat sajian sate kambing semakin padu dan sedap disantap. Tak lupa diberi taburan sedikit irisan bawang merah serta cabai. Bagi yang menyukai rasa pedas, cita rasa sate akan terasa semakin kuat.*

 

 

Sumber & Foto: Disbudpar Tulungagung

Pos terkait