TURISIAN.com – Arus perjalanan udara di Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan meningkat tajam selama musim libur sekolah tahun ini.
Mengantisipasi lonjakan tersebut, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperkuat kesiapan operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, untuk periode 29 Juni hingga 11 Juli 2026.
Manajemen bandara memperkirakan sekitar 1,91 juta penumpang akan menggunakan layanan penerbangan melalui Soekarno-Hatta selama masa liburan tersebut.
Jumlah itu ditopang oleh proyeksi 12.934 pergerakan pesawat atau meningkat dibandingkan rata-rata hari normal.
Sementara itu General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan persiapan telah dilakukan sejak jauh hari.
Menurut dia, seluruh aspek operasional menjadi perhatian. Mulai dari kesiapan personel, fasilitas, hingga koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di lingkungan bandara.
“Kami telah menyiapkan rencana operasi secara menyeluruh untuk memastikan seluruh aktivitas penerbangan berjalan lancar, aman, dan nyaman selama periode libur sekolah,” kata Heru, Selasa 23 Juni 2026.
Pengelola Bandara
Di balik meningkatnya minat masyarakat untuk bepergian selama masa libur sekolah. Termasuk, pengelola bandara menghadapi tantangan menjaga kelancaran arus penumpang dan pergerakan pesawat.
Karena itu, pengaturan slot penerbangan, pengelolaan lalu lintas pesawat di area bandara. Serta, kesiapan petugas di terminal dan sisi udara menjadi fokus utama.
Heru menilai periode libur sekolah merupakan salah satu momentum penting bagi industri penerbangan nasional.
Pada masa ini, permintaan perjalanan biasanya meningkat seiring aktivitas wisata keluarga dan perjalanan antardaerah.
Bandara Soekarno-Hatta memperkirakan jumlah penumpang selama periode tersebut akan tumbuh sekitar 11,5 persen dibandingkan hari biasa.
Sedangkan pergerakan pesawat diproyeksikan naik sekitar 7,7 persen.
Mobilitas Masyarakat
Peningkatan trafik tersebut menjadi indikator masih tingginya mobilitas masyarakat melalui jalur udara.
Bagi pengelola bandara, tantangannya bukan sekadar menampung lebih banyak penumpang.
Melainkan memastikan pengalaman perjalanan tetap nyaman sejak proses keberangkatan hingga kedatangan.
“Kesiapan personel, fasilitas, serta koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus kami perkuat guna memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa,” ujar Heru.
Dengan proyeksi hampir dua juta penumpang dalam waktu kurang dari dua pekan, Soekarno-Hatta kembali menjadi barometer.
Utamanya, untuk kesiapan sektor transportasi udara nasional dalam menghadapi salah satu periode tersibuk tahun ini. ***





