Bus Senayan-Ancol Mulai Mengaspal Saat HBKB, Tarifnya Cuma Rp3.500

Car Free Day
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat peluncuran Transjakarta rute Senayan-Ancol di Bundaran HI, Jakarta, Minggu, 9 Agustus 2026. (Dok.DKI Jakarta)

TURISIAN.com – Minggu pagi di Jakarta kini punya pilihan perjalanan yang lebih panjang. Seusai berlari di kawasan car free day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) warga dapat melanjutkan perjalanan ke Ancol. Tanpa perlu membawa kendaraan pribadi.

Ini karena Transjakarta membuka rute khusus Bundaran Senayan-Ancol yang beroperasi setiap Minggu selama HBKB.

Rute itu diluncurkan pada Minggu, 9 Agustus 2026, di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Pada hari pertama, penumpang hanya membayar Rp1. Setelah layanan berjalan normal, tarifnya menjadi Rp3.500.

“TransJakarta dari Bundaran Senayan sampai dengan Ancol untuk hari ini Rp1, tapi begitu nanti sudah berjalan, maka akan menggunakan tarif biasa, yaitu Rp3.500,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat peluncuran. Layanan tersebut bukan rute reguler.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin menyebutnya sebagai layanan satelit yang hanya muncul ketika HBKB berlangsung. Bus beroperasi pukul 06.00-10.00 WIB.

Lintasannya mencapai 34,9 kilometer dengan 18 titik pemberhentian. Waktu tempuh satu kali perjalanan sekitar 142 menit.

Pemerintah mengerahkan tujuh bus listrik tipe EV High-Deck dengan jarak kedatangan atau headway 15-20 menit.

Dari Bundaran Senayan, bus bergerak menyusuri Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat.

Lalu ke Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Gunung Sahari, Jalan RE Martadinata, hingga kawasan Ancol. Perjalanan berakhir di Bundaran Symphony of the Sea.

Rute ini sekaligus menjadi penghubung antara dua jenis rekreasi Jakarta: olahraga di ruang publik dan wisata pesisir.

Warga yang semula datang ke pusat kota untuk mengikuti Car Free Day bisa meneruskan perjalanan ke Ancol tanpa harus berpindah moda.

Ada insentif lain. Penumpang Transjakarta pada rute khusus tersebut mendapat akses masuk gratis ke kawasan Ancol.

Budi mengatakan bus akan langsung masuk ke kawasan wisata itu. Penumpang tak perlu lagi membeli tiket masuk secara terpisah.

“Untuk di Ancol nanti itu gratis. Jadi, TransJakarta-nya langsung masuk ke Ancol dan tidak perlu lagi harus ditanya untuk tiketnya,” ujar Budi.

Kebijakan ini membuat perjalanan Minggu pagi tak berhenti di lintasan CFD. Setelah turun dari bus, warga dapat melanjutkan aktivitas di berbagai kawasan wisata Ancol.

Bagi pemerintah Jakarta, rute ini bukan sekadar tambahan trayek. Ia menjadi upaya menggeser kebiasaan warga dari kendaraan pribadi ke transportasi publik.

Setidaknya pada Minggu pagi, ketika jalan-jalan utama Jakarta ditutup sementara untuk kendaraan bermotor.

Dengan tarif yang relatif murah, bus listrik, dan akses langsung ke Ancol, pemerintah berharap warga punya alasan lebih kuat meninggalkan kendaraan pribadi di rumah. ***

Pos terkait