Henry Husada: TikTok ForYouBeauty 2026 Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan UMKM Daerah

TikTok ForYouBeauty 2026
Wamen Ekraf Irene Umar saat hadir di Festival TikTok ForYouBeauty 2026 yang mengusung tema #TemukanCantikmu di di Senayan City, Jakarta, Jumat 12 Juni 2026. (Dok.Kemenekraf)

TURISIAN.com — Tokoh UMKM Henry Husada menilai penyelenggaraan TikTok ForYouBeauty 2026 di Senayan City, Jakarta menjadi bukti bahwa platform digital mampu mendorong pertumbuhan brand lokal.

Sekaligus juga membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurut Henry, festival yang mempertemukan pelaku industri kecantikan, kreator konten, dan komunitas tersebut memberikan ruang yang luas.

Utamanya, bagi produk lokal untuk tampil, dikenal, dan menjangkau pasar yang lebih besar.

“Ke depan festival seperti ini akan lebih berkontribusi terhadap UMKM jika bisa dilaksanakan juga di daerah-daerah,” kata Henry kepada Turisian.com, Minggu 14 Juni 2026.

Ia menilai perkembangan teknologi digital telah mengubah cara pelaku usaha memasarkan produk dan membangun merek.

Platform digital kini tidak lagi sekadar menjadi sarana komunikasi maupun hiburan. Tetapi telah berkembang menjadi penggerak ekonomi yang mampu menciptakan berbagai peluang usaha baru.

“Ini bisa kita buktikan dengan makin banyak produk UMKM yang bisa dijual atau dipasarkan melalui platform digital seperti marketplace,” ujarnya.

Karena itu, Henry mendorong agar konsep festival serupa tidak hanya terpusat di Jakarta.

Menurut dia, kegiatan yang menggabungkan edukasi, promosi produk, dan interaksi langsung dengan konsumen tersebut layak diperluas ke berbagai kota di Indonesia.

Ia menyebut sejumlah kota besar seperti Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, Yogyakarta, hingga Lampung memiliki potensi besar untuk menjadi tuan rumah kegiatan serupa.

Akses Pasar

Langkah tersebut diyakini dapat memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal sekaligus menciptakan peluang kerja baru di daerah.

“Tujuannya adalah membuka lapangan kerja serta memperluas akses pasar bagi pelaku usaha di seluruh Indonesia,” katanya.

Henry juga menilai TikTok telah menunjukkan peran yang signifikan dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Henry Husada
Henry Husada saat bertemu Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar. (Foto: Turisian.com/Ist)

Kehadiran berbagai fitur pemasaran digital yang terintegrasi dengan perdagangan elektronik dinilai membantu UMKM dan brand lokal meningkatkan visibilitas sekaligus memperkuat daya saing.

Festival TikTok ForYouBeauty 2026 yang mengusung tema #TemukanCantikmu menghadirkan pengalaman komprehensif melalui konsep Online-to-Offline (O2O).

Pengunjung dapat menikmati pameran produk, aktivasi merek, sesi edukasi, hingga panggung hiburan yang melibatkan berbagai pelaku industri kecantikan.

Menurut Henry, konsep tersebut memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ekonomi kreatif karena membuka kesempatan bagi pelaku usaha lokal.

Yakni,, untuk memahami strategi pemasaran digital yang lebih interaktif. Sekaligus membangun identitas merek yang kuat dan kompetitif di pasar global.

Lanskap Bisnis

Dukungan terhadap festival ini juga datang dari Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar.

Ia menilai perkembangan teknologi telah mengubah lanskap bisnis secara fundamental.

Menurut Irene, sebuah usaha tidak lagi harus memiliki toko fisik yang besar untuk dikenal masyarakat luas.

Yang lebih penting adalah kemampuan menghadirkan ide kreatif, membangun narasi yang autentik, serta memanfaatkan platform digital secara optimal.

Dengan pendekatan tersebut, brand lokal memiliki peluang yang semakin besar untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

TikTok ForYouBeauty 2026 sendiri resmi dibuka di Senayan City, Jakarta, Jumat 12 Juni 2026 sebagai ajang kecantikan berskala besar.

Dimana,  mempertemukan lebih dari 60 jenama lokal dan internasional, ratusan kreator, serta berbagai komunitas.

Melalui kolaborasi bersama TikTok Shop by Tokopedia, festival ini menjadi wadah yang mengintegrasikan kreativitas dan perdagangan digital.’

Tujuan, untuk merayakan kepercayaan diri sekaligus mendorong pertumbuhan industri kecantikan Indonesia. ***

Pos terkait