Konsumen Masih Melirik Mobil Bermesin Kecil, Ini Alasannya

Mobil bermesin kecil
Salah satu kendaraan yang masih bisa diisi oleh BBM Pertalite. (Foto: Dok)

TURISIAN.com – Irit. Inilah pertimbangan mobil bermesin kecil atau di bawah 1.400 cc yang masih menjadi pilihan utama banyak konsumen di Indonesia.

Pertimbangannya sederhana, selain lebih hemat bahan bakar, ongkos kepemilikannya juga relatif ringan.

Apalagi di tengah harga bahan bakar yang terus bergerak, mobil dengan kapasitas mesin kecil dianggap lebih ramah di kantong.

Pajak tahunannya pun umumnya lebih rendah dibanding kendaraan dengan kubikasi lebih besar.

Sebagian besar model di kelas ini juga masih direkomendasikan menggunakan BBM RON 90 atau Pertalite.

Kesesuaian bahan bakar dengan rasio kompresi mesin menjadi hal penting yang kerap diingatkan pabrikan.

Penggunaan BBM sesuai rekomendasi tidak hanya menjaga performa mesin tetap optimal, tetapi juga membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien.

Dalam jangka panjang, kebiasaan itu turut membantu menjaga keawetan komponen mesin.

Berikut daftar mobil dengan mobil bermesin mesin di bawah 1.400 cc:

  • Toyota Agya — 1.197 cc
  • Toyota Calya — 1.197 cc
  • Toyota Raize — 998 cc dan 1.198 cc
  • Toyota Avanza — 1.329 cc
  • Daihatsu Ayla — 998 cc dan 1.197 cc
  • Daihatsu Sigra — 998 cc dan 1.197 cc
  • Daihatsu Sirion — 1.329 cc
  • Daihatsu Rocky — 998 cc dan 1.198 cc
  • Daihatsu Xenia — 1.329 cc
  • Suzuki Ignis — 1.197 cc
  • Suzuki S-Presso — 998 cc
  • Honda Brio — 1.199 cc
  • Wuling Formo S — 1.206 cc
  • Nissan Kicks e-Power — 1.198 cc
  • Nissan Magnite — 999 cc
  • Nissan March — 1.198 cc

***

Pos terkait