Pameran Nusatic 2023 dan Ajang Kontes Ikan Hias Indonesia Mulai Dilirik Dunia

Nusatic 2023

TURISIAN.com – Event konten ikan hias dan pameran Numatic 2023 baru saja digelar. Tak tanggung-tanggung, ada 15.000 ikan yang dihadirkan dalam acara Nusantara Aquatic (Nusatic) 2023: Indonesia Ornamental Fish and Aquatic Plant Show 2023 ini.

Berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Banten sejak Jumat 14 Juli dan berakhir  Minggu 16 Juli, event tahunan kali ini mengambil tema “The Aquarium Fish Industry Moving Forward After Covid-19”.

“Kegiatan seperti ini, berpotensi besar untuk melahirkan para pemijah (bredeer) bertaraf internasional. Sebab, di Indonesia sudah banyak breeder yang ulung. Mereka sudah sangat paham, bagaimana cara memijah ikan hias,” kata CEO Kagum Group Henry Husada yang hadir dalam acara Numatic 2023, ketika ditemu Turisian.com.

BACA JUGA: Pantai Buyutan Pacitan Sajikan Pemandangan yang Menawan

Usai berdialog dengan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (MenKopUKM) Teten Masduki, pengusaha hotel dan apartemen ini menyatakan ketertarikannya terhadap pengembangan ikan hias di tanah air.

“Melihat dari event seperti ini, saya melihat kedepan Indonesia bisa menjadi pusat ikan hias tropik dunia. Kenapa saya katakan begitu, karena potensi sumber daya manusia, sekaligus ekosistem budidayanya juga cukup besar,” ujarnya.

Sementara itu, MenKopUKM, Teten Masduki, dengan tegas meyakini potensi besar Indonesia  untuk bisa menjadi pemimpin global dalam bisnis ikan hias.

“Saya kira, kita juga perlu menjadikan ikan hias sebagai satu keunggulan ekonomi nasional berbasis keunggulan domestik,” ucapnya penuh keyakinan.

BACA JUGA: Cerita Dari Event GoFood, Festival Indonesia Pesta Anak Bangsa

Meningkatkan Standar Produk

Para pemangku kepentingan di bidang ini pun semakin bersemangat dengan jumlah pemijah atau breeder yang luar biasa dan keahlian mereka dalam memijah ikan hias yang mengesankan.

Menariknya, semua jenis ikan hias di dunia dapat dipijahkan di tanah air kita. Meningkatkan standar produk menjadi langkah berikutnya, yang akan ditempuh bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan.

CEO Kagum Group Henry Husada foto bersama MenKopUKM Teten Masduki usai dialog terkait perkembangan ikan hias di Indonesia, Minggu 16 Juli 2023. Foto: Ist

Menteri Teten juga menegaskan pentingnya perubahan paradigma dalam berbisnis. Dia berharap para breeder tidak lagi berusaha sendiri-sendiri dalam skala kecil,  melainkan menyatu dalam upaya konsolidasi dan agregasi.

Dengan demikian, skala ekonomi mereka akan meningkat dan kualitas produk lebih terjamin. Berkoperasi adalah kunci untuk mewujudkan visi ini, dan pemerintah akan memberikan dorongan seoptimal mungkin.

BACA JUGA: Event Gowes Berhadiah Rp 324 Juta Segera Digelar, Ini Rute 199 Km yang Dilewati

Tidak hanya berbicara tentang potensi, Menteri Teten juga memberikan solusi nyata terkait pembiayaan. Skema pembiayaan KUR Kluster akan didukung hingga mencapai Rp500 juta bagi para breeder.

Permodalan Dana Bergulir

Selain itu, permodalan dana bergulir dari LPDB-KUMKM juga akan diperkuat untuk mendorong pertumbuhan industri ikan hias nasional.

“Situasi seperti ini menempatkan Nusatic sebagai pilar ekosistem yang kuat. Dan saya yakin, inilah kunci untuk menghidupkan perekonomian rakyat,” tambah Menteri Teten penuh semangat.

MenKopUKM Teten Masduki saat memberikan sambutan dalam penutupan event Nusatic 2023. Foto: Dok.

Tetapi di tengah semangat untuk menjadi pusat ikan hias dunia, Menteri Teten menegaskan pentingnya melindungi pasar domestik dari invasi produk luar.

BACA JUGA: Event Keren di Kalimantan Nih, Saatnya Kita Berpetualang Yuk

Upaya perbaikan akan dilakukan dari hulu hingga hilir, termasuk mengukuhkan para breeder, memperbaiki pemasaran, dan menciptakan offtaker guna menguatkan posisi pasar dalam negeri.

Acara akbar Nusatic 2023  juga tidak luput dari perhatian Menteri Teten. Dia berharap acara ini akan lebih dipersiapkan secara matang. Hal ini agar dapat meraih posisi dalam kalender event dunia. Seperti festival fashion di Jember, Jawa Timur.

Dengan persiapan yang lebih baik, acara ini diharapkan mampu menjadi ekosistem yang subur bagi pertumbuhan industri ikan hias nasional.

Peserta dari luar negeri

Ditempat yang sama, Ketua Umum Nusatic, Sugiarto Budiono, mengungkapkan kegembiraannya atas suksesnya acara ini. Ia mengungkapkan event Nusatic ini  telah digelar sejak 2016.

BACA JUGA: Potradnas IX 2023, Event Adu Ketangkasan Olahraga Tradisional, Asyiik Nih

Nusatic kini telah menjadi pameran dan kontes ikan hias serta tumbuhan akuatik terbesar di dunia, menyajikan lebih dari 15 ribu ekor ikan hias dari berbagai jenis.

Dengan semangat internasional, Sugiarto berharap ikan-ikan hias khas Indonesia dapat meraih pengakuan dunia. Peserta dari negara-negara seperti Jepang, India, Sri Lanka, Malaysia, dan China.

Mereka turut memeriahkan acara ini, membuktikan daya tarik industri ikan hias tanah air. Delapan jenis ikan hias bersaing dalam kontes. Mulai dari ikan Koi, Koki, Louhan, Arwana, Betta, Discus, Guppy, hingga Killifish.

Kontes aquascape terbaik pun menjadi sorotan tersendiri dalam gelaran gemilang ini.

Dengan semangat yang berkobar-kobar, Indonesia berada di jalur menuju kejayaan sebagai pusat ikan hias tropis dunia.

Semoga semangat dan upaya kolaboratif ini membawa Indonesia ke kancah global. Disamping itu, bisa lebh  mengenalkan kekayaan ikan hias khas Nusantara ke seluruh penjuru dunia! ***

Pos terkait