Masjid At Taqwa Lerabaing Alor, Peninggalan Sejarah yang Dibangun Tahun 1632

Masjid AT Taqwa Lerabaing Alor
Masjid AT Taqwa Lerabaing Alor.

TURISIAN.com – Kabupaten Alor di Nusa Tenggara Timur (NTT) menyimpan situs bersejarah yang menjadi destinasi wisata religi menarik untuk Sobat Turisian kunjungi. Yaitu Masjid At Taqwa Lerabaing yang sudah berusia ratusan tahun dan punya kisah yang ajaib.

Masjid tua yang berarsitektur khas Ternate ini terletak di Desa Wakapsir, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor, NTT. Lokasi masjid ini berada di sebelah utara perbukitan yang curam dan berbatasan dengan Selat Ombai di sebelah selatan. Lalu di sebelah baratnya merupakan perkebunan milik penduduk setempat dan sebelah timurnya berbatasan dengan sungai Erbah.

Pembangunan Masjid At Taqwa Lerabaing berlangsung pada masa pemerintahan Raja Kinanggi Atamalai (1619-1638) dengan bantuan Sultan Gimales Gogo dari Maluku. Sebelum kedatangan Sultan Gimales Gogo di Pulau Alor, Raja Kinanggi Atamalai masih menganut paham animisme.

Baca juga: Berwisata ke Pulau Kepa Alor, Menikmati Alam yang Indah Memesona

Kemudian pada tahun 1625, Kerajaan Kui yang dipimpin Raja Kinanggi Atamalai ini diislamkan Sultan Gimales Gogo. Setelah menjadi seorang muslim, raja tersebut dengan bantuan dari Sultan Gimales Gogo mulai mengembangkan agama Islam ke seluruh wilayah Kerajaan Kui.

Akhirnya pada tahun 1632, Masjid At Taqwa Lerabaing berdiri. Atas inisiatif orang-orang tua di Kampung Lerabaing dan Sultan Kimie Desa Gogo yang berasal dari Ternate, Maluku.

Selain sebagai tempat beribadah, masjid ini menjadi pusat dakwah para pembawa syiar. Ketika mereka mengenalkan Islam di Kabupaten Alor melalui perniagaan.

Arsitektur Masjid At Taqwa Lerabaing Alor

Arsitektur masjid Alor ini berbentuk rumah panggung dengan ukuran 11 x 11 meter dan tinggi dari tanah ke lantai masjid setinggi 1,5 meter. Lalu tinggi keseluruhan bangunan masjid mencapai 15 meter dengan  luas tanah 750 meter persegi.

Baca juga: Tiga Tempat Wisata di Alor NTT yang Bikin Betah dengan Sajian Ragam Aktivitas Seru

Bangunan tersebut memiliki 24 tiang, tangga pintu terbuat dari kayu, dan atap bertingkat dari seng. Halaman masjid sekelilingnya ada pagar besi dan memiliki satu pintu masuk.*

 

 

 

Sumber & Foto: Dispar Alor

 

Pos terkait