Indonesia TIC Gelar Acara BerKain untuk Mengurangi Ketergantungan Gawai

Indonesia TIC
Muda-mudi menggunakan kain dalam moment acara Berkain "Berkain sambil Bermain" Minggu 19 Juni 2022 di Taman Fatahillah, Kota Tua Jakarta. (Instagram/@susi.kedaiseni)

TURISIAN.com  – Indonesia TIC atau Indonesia Tourist Information Center mengelar kegiatan BerKain atau berkumpul dan bermain ke Taman Fatahillah, Kota Tua Jakarta, pada Sabtu-Minggu, 18-19 Juni 2022.

Aksi ini berlangsung dengan konsep aktivitas fisik dan interaksi sosial. Tujuannya, lebih mendekatkan diri antar sesama anak-anak, maupun orang dewasa.

Terbukti, ketergantungan anak-anak maupun remaja dan dewasa muda pada gawai, selama ini sangat mengurangi waktu interaksi mereka.

Khususnya,  dengan lingkungan social. Bahkan lebih jauh lagi dari itu, dalam jangka panjang berpotensi mengganggu kondisi kejiwaan mereka.

Menurut hasil penelitian Klinik Adiksi RSCM-Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada 2019, menyebutkan 31,4 persen remaja  Jakarta mengalami adiksi internet.

BACA JUGA: Yuk Jalan-Jalan ke 4 Museum Seni Rupa di Jakarta! Rekreasi Sekaligus Tambah Wawasan

70 Persen Pengguna Internet Sita Waktu 20 Jam

Dan  sebanyak 70 persen, merupakan pengguna  internet lebih dari 20 jam per minggu. Oleh karena itu, menemukan keseimbangan dari penggunaan gawai menjadi penting.

Oleh sebab itu,  Indonesia TIC merespon dengan  membuka wadah untuk memberikan “jeda” sejenak terhadap adiksi terhadap internet maupun gawai.

Caranya dengan  kegiatan yang bertema BerKain atau “Berkumpul dan Bermain” ini.

BerKain atau berkumpul dan bermain yang merupakan kombinasi aktifitas fisik dan interaksi sosial yang bermuatan edukasi serta budaya.

Acaranya, mulai dari menari bersama mengenakan kain tradisional Indonesia mulai pukul 07.00 WIB selama lebih kurang 30 menit.

BACA JUGA: Art Jakarta Kembali Hadir untuk Menyapa Semua Insan Pecinta Seni Rupa

Acaranya di Taman Fatahillah, kemudian dioanjutkan dengan permainan tradisional seperti layang-layang, engrang, lompat tali, dan congklak.

Kemudian di dalam ruangan di Mula Coworking Space. pengunjung bisa mengikuti sejumlah workshop mulai dari pembuatan keramik, soal kopi, sulam, dan fotografi.

Sesuai dengan namanya Berkumpul dan Bermain, acara dikemas semenyenangkan mungkin bagi pengunjung dan terbuka untuk umum secara gratis.

Namun untuk mengatur jumlah pengunjung, panitia pelaksana acra, Etty Tejalaksana meminta pengunjung yang akan hadir dalam acara BerKain mendaftar melalui formulir digital.

Ety menyebut kendati mengajak pengunjung Kota Tua untuk bermain dan berkain, sejatinya ada misi lain yang disuarakan oleh panitia penyelenggara.

BACA JUGA: Justin Bieber Gelar Konser di Jakarta, Ini Jadwal Manggungnya

Yakni, mempopulerkan penggunaan transportasi umum, baik untuk berwisata atau beraktivitas sehari-hari.

“Berkain merupakan event yang bertujuan menyatukan masyarakat Jakarta dan sekitarnya yang sangat beragam. Caranya, melalui pelestarian kain-kain tradisional nusantara yang dipadukan dengan pelestarian budaya dan sejarah Jakarta yang direpresentasikan melalui Kota Tua sebagai Kawasan Wisata Sejarah,” kata Etty.

Etty optimistis acara itu diminati warga Jakarta dan wisatawan yang ada Jakarta. Apalagi, terdapat ada give away buat peserta dengan foto terbaik di Instagram pada kegiatan yang disponsori Bank Indonesia KPW DKI Jakarta itu.

Acara berkain sendiri  didukung oleh berbagai pihak seperti, Kemenparekraf, Pemda DKI Jakarta, Bank Indonesia KPWP DKI Jakarta, PT Transportasi Jakarta, dan PT Moda Raya Terpadu. ***

Pos terkait