9 Sambal Khas Nusantara yang Menggugah Selera

sambal khas nusantara
Ilustrasi: Aneka sambal khas Nusantara. (iStock)
Sambal bajak

Berikutnya ada sambal bajak yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Dibuat dari cabai rawit, cabai merah keriting, bawang merah, bawang putih, tomat merah, dan terasi yang diulek hingga halus. Kemudian ditumis dan dibubuhi garam, gula merah, dan asam jawa.

Cita rasa sambal yang satu inni tidak sepedas sambal lainnya, cukup ramah di perut. Kekhasannya terletak pada rasa yang segar, sedikit manis, dan tidak terlalu pedas namun tetap nikmat sebagai pelengkap makan.

Sambal tumpang

Jawa Tengah pun tak mau ketinggalan, wilayah ini menyumbang dengan sambal tumpang. Jenis sambal yang terbilang unik dibanding sambal lain. Karena diolah tidak hanya menggunakan cabai, tapi dicampur dengan tempe busuk atau tempe semangit. Ditambah bawang, cabai merah, daun jeruk, gula, dan garam, lalu dimasak hingga matang.

Bila sudah matang, tampilannya sekilas mirip sayur tempe dengan kuah santan. Saat disantap akan terasa asam yang sedap dengan aroma asap. Mudah ditemui di warung makan di daerah Jawa Tengah.

Sambal matah

Sambal asal Bali memiliki rasa yang cukup menggigit di lidah. Terbuat dari campuran potongan bawang merah, cabai rawit, garam, daun jeruk purut, dan serai yang kemudian disiram dengan sedikit minyak panas.

Sensasi kres, pedas, dan gurih di mulut, menjadi daya tarik dari sambal matah yang sulit terlupakan, sehingga banyak diburu wisatawan. Umumnya dihidangkan bersama sate lilit, ikan, serta ayam bakar khas Bali.

Sambal ijo  

Berasal dari Padang, Sumatera Barat dengan tampilan berwarna hijau cerah yang segar. Karena dibuat dari cabai hijau, tomat hijau, bawang merah, dan bawang putih, garam.

Baca juga: Ragam Sate dari Lima Daerah di Jawa Tengah

Semua bahan tersebut diulek hingga halus dan ditumis hingga matang. Cita rasanya tidak terlalu pedas, sehingga sangat cocok dipadukan dengan berbagai olahan msakan Minang yang bersantan dan berbumbu kuat.

Pos terkait