TURISIAN.com – Kabar tak biasa datang dari industri otomotif global. Bagi para pengemudi atau warga yang kerap terjebak macet panjang di Jakarta, sebuah inovasi ini bisa jadi “penyelamat darurat”.
Terutama saat kebutuhan biologis seperti buang air kecil atau besar sudah tak tertahankan.
Pabrikan otomotif asal China melalui merek Seres di bawah naungan Aito dikabarkan mengajukan paten untuk menghadirkan toilet di dalam mobil.
Fitur ini terbilang ekstrem, namun juga menjawab kebutuhan yang sangat praktis dalam kondisi tertentu.
Toilet tersebut dirancang tersembunyi di bawah jok penumpang depan. Pengguna bisa menariknya secara manual seperti laci, atau bahkan mengoperasikannya melalui perintah suara.
Artinya, ke depan mobil tidak hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga ruang yang semakin multifungsi.
Meski terdengar tak lazim, perangkat ini tidak dimaksudkan untuk digunakan saat kendaraan melaju.
Fungsinya justru difokuskan ketika mobil dalam kondisi berhenti, seperti saat terjebak macet panjang, berkemah, atau antre di rest area.
Sementara itu secara teknis, toilet ini menggunakan mekanisme rel yang memungkinkan perangkat keluar masuk dengan mudah.
Setelah digunakan, sistem dapat disimpan kembali dengan rapi, memanfaatkan ruang di bawah jok yang selama ini jarang digunakan.
Tak hanya itu, sistem juga dilengkapi kipas dan saluran ventilasi untuk membuang udara tidak sedap ke luar kendaraan.
Limbah yang dihasilkan akan ditampung dalam tangki khusus yang dapat dilepas dan harus dibersihkan secara manual.
Untuk meningkatkan kenyamanan, perangkat ini juga dibekali elemen pemanas. Fungsinya untuk membantu mengeringkan limbah padat.
Kebersihan Kabin
Sekaligus menguapkan cairan, sehingga meminimalkan bau dan menjaga kebersihan kabin.
Dilansir dari Carscoops, inovasi ini merupakan bagian dari persaingan ketat di industri otomotif China.
Para produsen berlomba menghadirkan fitur-fitur unik, mulai dari kursi pijat, karaoke dalam mobil, kulkas mini, hingga layar hiburan berukuran besar.
Kini, aspek kenyamanan dan kebutuhan dasar pengguna mulai dilirik sebagai pembeda produk.
Namun demikian, belum ada kepastian apakah teknologi ini akan benar-benar diproduksi massal.
Banyak paten yang diajukan pabrikan masih sebatas eksplorasi konsep atau perlindungan ide.
Selain itu, sejumlah tantangan juga masih harus diatasi. Mulai dari sistem pembuangan limbah, faktor keamanan, hingga penerimaan konsumen terhadap keberadaan toilet di dalam kabin mobil.
Sebagai catatan, konsep kendaraan dengan fasilitas toilet sebenarnya bukan hal sepenuhnya baru.
Sedangkan beberapa modifikasi kendaraan dan model klasik pernah menghadirkan fitur serupa, meski belum menjadi standar dalam industri otomotif modern.
Jika benar direalisasikan, inovasi ini bisa menjadi solusi unik—bahkan revolusioner—bagi masyarakat perkotaan yang akrab dengan kemacetan panjang.





