Ini Dia 5 Alat Musik Tradisional Indonesia yang Mendunia

alat musik tradisional indonesia
Penari Papua sedang memainkan tifa. (source: Kemenparekraf)

Antara Tifa dari Maluku dengan Papua, ternyata ada sedikit perbedaannya. Tifa Maluku memiliki bentuk tabung dan tidak diberi pegangan. Sedangkan dari Papua, memiliki ciri pada bagian tengahnya yang dibuat lebih melengkung, serta diberi pegangan di tengahnya.

Sasando

alat musik tradisional indonesia

Alat musik tradisional ini berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Bahkan menurut masyarakat adat di sana, sasando telah digunakan di Rote, NTT sejak abad ke-17.

Sasando tergolong alat musik tradisional dawai yang dimainkan dengan cara dipetik. Alat musik ini dibagi menjadi dua jenis berdasarkan struktur nada sasando.

Pertama, ada Sasando Gong dan yang kedua Sasando Biola. Sekilas jenis suara yang dikeluarkan sasando mirip dengan gitar, biola, harpa, dan alat musik dawai lainnya.

Keunikannya tampak pada bagian utama berbentuk tabung panjang dari bilah bambu. Sasando pun menjadi salah satu alat musik tradisional khas Indonesia yang diusulkan mendapatkan penghargaan UNESCO.

Kolintang

alat musik tradisional indonesia

Kolintang ini berasal dari Sulawesi Utara. Semula digunakan untuk mengiringi upacara ritual adat yang berhubungan dengan penghormatan roh leluhur. Namun kini sudah berkembang dan dimainkan pada beberapa pementasan. Fungsinya pun bergeser ke arah industri kreatif. Banyak dipakai sebagai pengiring tari, lagu, hingga orkestra.

Baca juga: 7 Permainan Tradisional Anak Indonesia yang Mengajak Nostalgia

Secara tampilan, kolintang terdiri dari beberapa potongan kayu ringan yang disusun di atas rak kayu. Kemudian dimainkan dengan cara dipukul dengan pemukul kayu khusus.

Pos terkait