TURISIAN.com – Menjelang gelaran “Jakarta Bedug Kolosal Malam Idul Fitri 1447 Hijriah” pada 20 Maret 2026, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan skenario mobilitas di jantung ibu kota.
Sejumlah kantong parkir disebar di kawasan strategis sekitar pusat kegiatan, yang diproyeksikan menyerap ribuan kendaraan.
Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Harmawan, menyebut total kapasitas yang disediakan mencapai 8.186 Satuan Ruang Parkir (SRP) untuk sepeda motor, 12.295 SRP mobil, serta 98 SRP bus.
Angka ini mencerminkan antisipasi atas lonjakan pengunjung pada malam takbiran di event “Jakarta Bedug Kolosal Malam Idul Fitri 1447 Hijriah”
Sementara itu, kantong parkir tersebut tersebar di sejumlah titik. Mulai dari Pelataran Parkir IRTI Monas, kawasan Lemhannas RI, hingga Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Sedangkan gedung-gedung perkantoran dan komersial seperti Kementerian BUMN, Indosat Ooredoo Hutchison, hingga pusat belanja Plaza Indonesia dan Grand Indonesia turut difungsikan sebagai penopang parkir.
Sejumlah hotel dan gedung tinggi di koridor Thamrin–Sudirman juga dilibatkan, di antaranya Mandarin Oriental Jakarta dan kompleks Wisma 46.
Distribusi ini menunjukkan upaya pemerintah daerah meredam kepadatan di titik utama acara.
Pada malam puncak, kegiatan akan diisi “Pawai Obor Malam Takbiran” yang melintasi Pintu Barat Daya Silang Monas menuju Bundaran HI.
Lalu menyusuri Jalan MH Thamrin hingga kembali ke Bundaran HI. Rute tersebut merupakan salah satu urat nadi lalu lintas ibu kota.
Dishub mengimbau masyarakat untuk beralih ke transportasi umum guna menekan potensi kemacetan di sepanjang koridor Jalan Jenderal Sudirman dan Thamrin.
Sementara layanan TransJakarta akan mengalami penyesuaian rute dan pola operasi secara situasional selama acara berlangsung. ***





