TURISIAN.com – Bank bjb mulai membidik gerbong transportasi publik sebagai ladang transaksi baru. Bank pembangunan daerah itu menggandeng PT Kereta Commuter Indonesia.
Atau KAI Commuter untuk mengembangkan layanan perbankan dan pembayaran digital.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) Layanan Perbankan serta Non Disclosure Agreement (NDA) di Jakarta, Jumat lalu.
Sementara itu Corporate Secretary Bank bjb Irwan Riswandi menyebut kesepakatan itu sebagai langkah awal menuju kerja sama yang lebih luas.
“Tidak hanya berfokus transaksi perbankan, sinergi juga diarahkan membangun ekosistem layanan yang memberi nilai tambah bagi perusahaan. Termasuk, pengguna transportasi publik, serta masyarakat luas,” kata Irwan dalam keterangan tertulis.
Salah satu rencana yang disiapkan ialah co-branding Kartu Multi Trip (KMT). Kartu perjalanan KAI Commuter itu akan memuat identitas kedua perusahaan.
Bank bjb juga menyiapkan kanal pengisian saldo KMT melalui aplikasi DIGI Bank bjb.
Kerja sama kemudian diarahkan ke transaksi yang lebih digital. Bank bjb membuka peluang menjadikan DigiCash sebagai Source of Fund pada aplikasi C-Access milik KAI Commuter.
Dengan integrasi tersebut, pengguna memiliki pilihan sumber dana lain ketika melakukan transaksi.
Bagi Bank bjb, jaringan KAI Commuter bukan sekadar jalur angkutan penumpang. Ia merupakan ruang transaksi yang berulang setiap hari.
KAI Commuter mengoperasikan sekitar 210 stasiun dengan jaringan rel sepanjang 609,38 kilometer.
Memperluas Layanan Digital
Layanannya menjangkau Jabodetabek, Merak, Bandung Raya, Garut, Yogyakarta–Palur, Surabaya, Walahar–Jatiluhur, hingga Bandara Soekarno-Hatta.
Di Jabodetabek, jumlah penumpang KRL disebut mencapai sekitar 350 juta orang per tahun.
Angka itu menjadi salah satu alasan Bank bjb melihat transportasi publik sebagai ekosistem yang strategis untuk memperluas layanan digital.
Ruang kerja sama kedua perusahaan pun tidak hanya menyangkut pembayaran tiket.
Pengelolaan dana, payroll, akuisisi nasabah, QRIS, merchant, program loyalitas, corporate banking, dan cash management masuk dalam daftar peluang kolaborasi.
Bank bjb berharap perluasan transaksi tersebut ikut meningkatkan pendapatan berbasis komisi atau fee based income.
Namun, bagi pengguna kereta, ukuran keberhasilannya lebih sederhana: seberapa mudah mereka membayar perjalanan tanpa harus berpindah dari satu kanal ke kanal lain.
“Kami memandang sinergi bersama KAI Commuter sebagai langkah strategis untuk membangun ekosistem layanan yang saling memberi manfaat,” ujar Irwan.
Gerbong KAI Commuter dengan demikian bukan hanya membawa penumpang dari satu stasiun ke stasiun lain.
Di dalamnya terbuka pula ruang baru bagi bank untuk mengejar transaksi digital yang mengikuti ritme perjalanan jutaan orang. ***





