Styles LAND Ubah Wajah Pusat Perbelanjaan Jadi Ruang Eksplorasi dan Kreativitas

Pengunjung Lippo Mall Kemang kini bisa berkreasi di edisi perdana Styles LAND yang berlangsung 7-23 Agustus 2026. (Instagram/@lipomallkemang)

TURISIAN.com – Mengunjungi pusat perbelanjaan kini tak melulu soal berbelanja. Styles, platform lifestyle dalam ekosistem Lippo Malls Indonesia, mencoba memperluas fungsi mal.

Yakni, menjadi ruang untuk bermain, berkreasi, dan berinteraksi melalui Styles LAND.

Edisi perdana Styles LAND digelar di Lippo Mall Kemang, Jakarta, pada 7-23 Agustus 2026. Area pusat perbelanjaan itu disulap menjadi ruang interaktif yang memadukan pengalaman digital dan aktivitas fisik.

Pengunjung dapat menjelajahi berbagai instalasi, mengikuti kegiatan kreatif, menikmati pertunjukan musik, hingga berbelanja produk dari sejumlah brand lokal.

Konsep tersebut merupakan bagian dari pengembangan Styles Signature Experiences, yang dirancang untuk membawa pengalaman pengguna dari platform digital ke ruang fisik.

Pada penyelenggaraan perdana, Styles menggandeng Liunic sebagai creative collaborator.

Karakter ilustrasi khas Liunic diterjemahkan ke dalam sejumlah instalasi dan aktivitas yang bisa dinikmati pengunjung secara langsung.

Merchandise eksklusif

Selain instalasi tematik, pengunjung dapat menemukan merchandise eksklusif dan area interaktif yang memungkinkan karya Liunic hadir dalam bentuk yang lebih dekat dengan pengunjung.

Sementara itu Chief Marketing Officer PT Lippo Malls Indonesia, Santiwati Basuki, mengatakan Styles LAND merupakan bagian dari upaya memperkuat posisi Styles sebagai pendamping gaya hidup pelanggan.

“Styles LAND merupakan signature lifestyle experience yang kami hadirkan sebagai bagian dari transformasi Styles menjadi lifestyle companion bagi pelanggan,” ujar Santiwati dalam keterangan tertulis, Senin, 10 Agustus 2026.

Menurut dia, pengalaman yang dibangun Styles tidak berhenti pada aplikasi. Platform tersebut juga ingin membawa interaksi pengguna ke ruang fisik melalui berbagai kegiatan di pusat perbelanjaan.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak berhenti di aplikasi. Tetapi berlanjut menjadi pengalaman nyata di pusat perbelanjaan melalui kolaborasi bersama berbagai IP, kreator, brand, dan komunitas,” kata dia.

BACA JUGA: Brand Lokal Bandung Unjuk Gigi di Trans Studio Mall dalam Event PKJB 2025

Dari Pottery hingga Slime Lab

Styles LAND tidak hanya menawarkan instalasi visual. Pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas kreatif, seperti pottery, flower arrangement, jewelry making, recycle crafting, make-up class, hingga Slime Lab.

Kegiatan tersebut dirancang agar pengunjung dapat mencoba langsung berbagai aktivitas kreatif dengan pendampingan praktisi di bidangnya.

Hiburan musik turut mengisi rangkaian acara. Lomba Sihir dan Papion dijadwalkan tampil untuk melengkapi pengalaman pengunjung selama Styles LAND berlangsung.

Selain itu, terdapat Local Culture Market yang melibatkan lebih dari 20 brand dari kategori fashion, kecantikan, makanan dan minuman, serta lifestyle.

Sejumlah brand yang berpartisipasi antara lain Liunic On Things, UBS Gold, Cottonink, From This Island, dan Anomali Coffee.

Kehadiran pasar tersebut mempertemukan pengunjung dengan produk-produk lokal sekaligus memperluas pengalaman Styles LAND di luar instalasi dan aktivitas kreatif.

Belanja Rp 1 Juta Berpeluang Dapat Merchandise

Pengalaman Styles LAND juga terhubung dengan aplikasi Styles. Anggota Styles yang berbelanja minimal Rp1 juta di tenant Lippo Mall Kemang. Maupun Local Culture Market berkesempatan memperoleh merchandise eksklusif Liunic, hadiah, serta voucher belanja dari tenant yang berpartisipasi.

Bagi pengunjung yang baru mendaftarkan diri sebagai anggota Styles selama periode acara, tersedia complimentary cotton candy.

Styles juga menghadirkan permainan interaktif QR Hunt melalui aplikasinya. Pengunjung berkesempatan memenangkan hadiah berupa logam mulia seberat 0,5 gram.

Styles LAND akan berlangsung hingga 23 Agustus 2026. Setelah edisi perdana di Lippo Mall Kemang, konsep ini akan dikembangkan melalui tema dan kolaborator yang berbeda.

Styles berencana menggandeng lebih banyak intellectual property (IP), kreator, komunitas, dan brand dalam penyelenggaraan berikutnya.

Melalui Styles Signature Experiences, pusat perbelanjaan diharapkan tak lagi sekadar menjadi tempat transaksi. Namun, juga ruang untuk mengeksplorasi minat, menemukan pengalaman baru, dan membangun interaksi secara langsung. ***

Pos terkait