Pekan Dekranasda Tangsel Jadi Panggung Produk Kerajinan Menembus Pasar Lebih Luas

produk kerajinan
Ilustrasi produk kerajinan UMKM yang tampil di ameran Dekranasda Tangsel. (Dok)

TURISIAN.com – Deretan produk kerajinan memenuhi area lobi selatan Bintaro Jaya Xchange Mall, Pondok Aren, Tangerang Selatan, sepanjang 24-25 Juli 2026.

Lebih dari 61 perajin dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memamerkan karya mereka dalam Pekan Dekranasda Kota Tangerang Selatan.

Bagi penyelenggara, agenda ini bukan semata pameran, melainkan ruang mempertemukan kreativitas dengan peluang pasar.

Sementara itu Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menilai produk kerajinan daerah harus mampu beradaptasi dengan perubahan selera konsumen tanpa kehilangan identitas budaya.

Menurut dia, daya saing tidak lagi cukup bertumpu pada kualitas produk, tetapi juga pada kemampuan memanfaatkan teknologi digital serta memperkuat desain dan kemasan.

“Produk kerajinan Banten harus mampu mengikuti selera pasar, memanfaatkan teknologi digital, memperkuat kualitas, desain, dan kemasan. Namun tetap mempertahankan nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas kita,” ujar Tinawati, Sabtu, 25 Juli 2026.

Ia menyebut Pekan Dekranasda menjadi wadah kolaborasi sekaligus ruang promosi bagi para perajin.

Melalui kegiatan semacam ini, jejaring pemasaran diharapkan semakin luas, peluang kemitraan bertambah, dan lahir generasi baru perajin yang kreatif serta inovatif.

Target akhirnya ialah membawa produk kerajinan Banten menembus pasar nasional hingga internasional.

Ekosistem Industri

Semenytara itu Ketua Dekranasda Kota Tangerang Selatan, Truetami Ajeng Pilar Saga, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat ekosistem industri kerajinan lokal.

Selain membina dan melestarikan kerajinan berbasis kearifan lokal, Dekranasda juga berupaya meningkatkan daya saing produk, mendorong munculnya wirausaha baru.

Serta memfasilitasi pelatihan, pendampingan, dan promosi bagi para pelaku usaha.

“Peserta kegiatan terdiri atas perajin dan pelaku ekonomi kreatif binaan Dekranasda Kota Tangerang Selatan,” kata Ajeng.

Untuk mendukung penyelenggaraan, Dekranasda menyiapkan sepuluh stan. Tujuh di antaranya ditempati perwakilan kecamatan.

Sementara tiga stan lainnya diperuntukkan bagi kolaborasi pelaku ekonomi kreatif, Dharma Wanita Persatuan, serta Tim Penggerak PKK Kota Tangerang Selatan.

Ajeng berharap penyelenggaraan Pekan Dekranasda tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi pemicu tumbuhnya industri kreatif yang lebih kompetitif.

“Semoga kegiatan ini mendorong kemajuan industri kreatif dan kerajinan Kota Tangerang Selatan,” ujarnya. ***

Pos terkait