TURISIAN.com – Bandara Husein Sastranegara, Bandung, selangkah lagi kembali melayani penerbangan pesawat jet. Salah satu maskapai yang menyatakan kesiapan penuh adalah Citilink.
Anak usaha Garuda Indonesia itu mengaku hanya tinggal menunggu izin operasional dari regulator sebelum membuka layanan penerbangan dari bandara Husein.
Bandara yang sempat kehilangan sebagian besar aktivitas komersialnya setelah perpindahan penerbangan ke Bandara Kertajati.
“Kita sudah siap, sedang menunggu perizinan dari pihak authority. Jika izin sudah diberikan, Insyaallah Garuda Group akan menjadi maskapai pertama yang terbang dari Bandara Husein,” ujar Direktur Utama Citilink Darsito Hendroseputro saat ditemui di Terminal 1C Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu, 22 Juli 2026.
Meski demikian, Darsito belum dapat memastikan kapan penerbangan perdana akan dimulai. Menurut dia, seluruh proses masih berada pada tahap finalisasi bersama otoritas penerbangan.
Citilink telah menyiapkan lima rute dari Bandung, yakni menuju Denpasar, Surabaya, Kualanamu (Medan), Palembang.
Serta satu rute lain yang masih dalam penyelesaian administrasi. Seluruh penerbangan akan dilayani menggunakan armada Airbus A320.
Kesiapan Citilink menjadi bagian dari rencana besar menghidupkan kembali Bandara Husein sebagai pintu masuk udara Kota Bandung.
Hingga kini, sedikitnya enam maskapai telah menyatakan minat untuk beroperasi di bandara tersebut.
Selain Citilink, terdapat Garuda Indonesia, Super Air Jet, Wings Air, TransNusa, dan maskapai asal Singapura, Scoot.
Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi Bandara Husein Sastranegara.
Maskapai-maskapai itu mengajukan kombinasi rute domestik maupun internasional. Untuk penerbangan dalam negeri, rute yang diajukan meliputi Denpasar, Surabaya, Kualanamu, Makassar, Pekanbaru, Batam, Padang, Balikpapan, Pontianak, Lampung, hingga Palembang.
Sementara itu untuk rute internasional, penerbangan direncanakan menghubungkan Bandung dengan Kuala Lumpur, Johor Bahru, dan Singapura.
Super Air Jet menjadi maskapai dengan usulan rute domestik terbanyak, yakni delapan kota tujuan. Garuda Indonesia mengajukan penerbangan menuju Denpasar.
TransNusa mengincar pasar internasional melalui Kuala Lumpur dan Johor Bahru, sekaligus membuka rute domestik ke Lampung.
Pembagian slot penerbangan
Scoot memilih menghubungkan Bandung dengan Singapura, sedangkan Wings Air mengusulkan penerbangan menuju Lampung dan Palembang.
Masuknya enam maskapai tersebut membuat pengelola Bandara Husein mulai menyusun pembagian slot penerbangan.
Penjadwalan diperlukan agar seluruh rute dapat diakomodasi sesuai kapasitas landasan, terminal, serta kesiapan fasilitas operasional bandara.
Hingga kini belum ada kepastian mengenai jadwal penerbangan perdana maupun frekuensi layanan masing-masing maskapai.
Namun InJourney Airports memastikan seluruh tahapan persiapan terus dipercepat agar operasional pesawat jet dapat kembali berlangsung dalam waktu dekat.
Sedangkan Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim mengatakan, beroperasinya kembali penerbangan jet dari Bandara Husein diharapkan memperkuat konektivitas Bandung dan Jawa Barat.
Kehadiran penerbangan langsung diyakini akan mempermudah mobilitas masyarakat, wisatawan, dan pelaku usaha sekaligus menjadi pengungkit pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
“Kami berharap konektivitas penerbangan Bandara Husein Sastranegara dapat mendukung penuh pertumbuhan perekonomian dan pariwisata di Jawa Barat, khususnya Kota Bandung,” kata Arie. ***





