Munggur Park Klaten Jateng Menawarkan Panorama Senja, Masuknya Gratis Lho.

Munggur Park Klaten Jateng
Pengunjung di Munggur Park Klaten di Jalan Kaswari, Gatak, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah berbagai menikmati berbagai wahana. (Instagram/@munggurpark.klaten's profile picture munggurpark.klaten)

TURISIAN.com – Munggur Park Klaten Jateng atau tepatnya di Jalan Kaswari, Gatak, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, menawarkan berbagai wahana.

Namun, keindahan alam yang paling diburu pengunjung adalah panorama senjanya yang aduhai menawan. Berdiri dengan konsep taman rekreasi pasar malam, objek wisata ini dikemas lebih modern.

Tempat wisata yang baru buka pada April 2022 ini cocok dikunjungi oleh anak-anak hingga dewasa.

General Manager Munggur Park Klaten, Ovick Raharja mengatakan, konsep Munggur Park Klaten adalah pasar malam dengan aneka wahana.

BACA JUGA: Asyiknya Berenang di Umbul Pluneng Klaten dengan Air yang Segar

Beberaa bagian diantaranya, dikemas secara modern serta dilengkapi dengan tempat bermain (playground).

“Konsepnya adalah wahana pasar malam yang kami kemas dengan modern dan menetap. Jadi, konsepnya taman bermain atau playground,” jelas Ovick seperti dikutip Turisian.com dari Kompas.com, Minggu 22 Januari 2023.

Gunung Merapi

Namun, berbeda dengan pasar malam, keberadaan Munggur Park Klaten sudah menetap. Lokasinya berada di Jalan Kaswari, Gatak, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

BACA JUGA: Unik, Candi Sojiwan di Klaten Punya Relief Berisi Cerita-Cerita Binatang

Daya tarik lain dari Munggur Park Klaten adalah panorama senja yang indah dilengkapi dengan lanskap persawahan dan Gunung Merapi.

Sedangkan pada malam harinya, wisatawan akan dimanjakan dengan kerlap kerlip lampu warna-warni di Munggur Park Klaten.

“Lokasi kami di pinggir sawah dan rel kereta api. Jadi, pengunjung bisa dapat view Gunung Merapi, area persawahan, dan rel kereta apalagi waktu senja sangat bagus,” ujarnya.

BACA JUGA: Berkunjung ke Sentra Kerajinan Payung Lukis Juwiring Klaten

Pengunjung bisa menikmati aneka wahana permainan seperti jet coaster, kereta mini, gajah terbang, taman kelinci, rumah balon, taman Cappadocia, bianglala, kora-kora, trampolin, dan terbaru rumah hantu.

Selain wahana permainan, Munggur Park Klaten Jateng juga dilengkapi dengan fasilitas publik seperti mushola, toilet, area parkir, dan food court.

Nah, sebelum berkunjung simak dulu harga tiket Munggur Park Klaten beserta tarif wahananya.

Harga tiket Masuk

Ovick mengatakan pengunjung yang masuk ke Munggur Park Klaten tidak dipungut biaya alias gratis. Namun, pengunjung harus membayar jika ingin naik wahana yang tersedia.

“Kalau tiket masuk Munggur Park Klaten gratis, jadi kalau mau masuk area wisata gratis tidak dipungut biaya,” terangnya.

Adapun tarif wahana di Munggur Park Klaten beragam, namun masih terjangkau, yakni mulai dari Rp 3.000 per orang hingga Rp 20.000 per orang.

BACA JUGA: Menikmati Senja di Candi Plaosan Klaten yang Megah, Tak Jauh dari Prambanan

“Harga tiket wahana dari Rp 3.000 sampai dengan Rp 20.000, yaitu rumah hantu. Rata-rata harga tiketnya Rp 10.000 per orang,” jelas Ovick.

Berikut tarif wahana di Munggur Park Klaten dikutip dari laman Instagram resminya, @munggurpark.klaten.

  1. Taman Mini Cappadocia, harga tiket Rp 3.000 per orang
  2. Bianglala, harga tiket Rp 10.000 per orang
  3. Kereta mini, harga tiket Rp 10.000 per orang
  4. Kora-kora, harga tiket Rp 10.000 per orang
  5. Gajah terbang, harga tiket Rp 10.000 per orang
  6. Helicopter, harga tiket Rp 10.000 per orang
  7. Trampolin, harga tiket Rp 10.000 per orang
  8. Taman kelinci, harga tiket Rp 10.000 per orang
  9. Rumah balon, harga tiket Rp 10.000 per orang
  10. Jet coaster, harga tiket Rp 15.000 per orang
  11. Melukis, harga tiket Rp 15.000 per orang
  12. Rumah hantu, harga tiket Rp 20.000 per orang

Jam Operasional

Seperti layaknya pasar malam, Munggur Park Klaten buka dari sore hingga malam hari. Jam buka Munggur Park Klaten adalah 16.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB.

“Khusus wahana rumah hantu buka dari 18.30 WIB sampai dengan 22.00 WIB,” tuturnya.

Ovick menyarankan pengunjung untuk datang menjelang senja hingga malam hari. Sebab, saat senja pengunjung bisa melihat panorama sunset dengan latar belakang area persawahan dan Gunung Merapi.

“Kemudian, setelah pukul 18.00 WIB baru terlihat pemandangan kemeriahan lampu warna-warni yang cantik karena kami konsepnya adalah wisata malam,” ujarnya. ***

Sumber: Kompas.com

Pos terkait