Menengok Istana Bala Kuning Peninggalan Kesultanan Sumbawa

Istana Bala Kuning
Istana Bala Kuning Sumbawa NTB. (Source: Disbudpar NTB)

TURISIAN.com – Kalau Sobat Turisian liburan ke Nusa Tenggara Barat, jangan hanya berkunjung ke deretan pantainya yang memesona. Namun juga wisata sejarah dan budaya menarik untuk kalian nikmati. Seperti objek wisata Istana Bala Kuning, peninggalan Kesultanan Sumbawa.

Istana ini merupakan salah satu cagar budaya yang berhubungan langsung dengan Kesultanan Sumbawa. Sebagai tempat tinggal dari Sultan Muhammad Kaharuddin III beserta keluarganya. Proses pembangunan istana ini memakan waktu satu tahun, mulai dari tahun 1941 sampai 1942.

Di samping sebagai tempat tinggal Sultan beserta keluarganya, Istana Bala Kuning juga menjadi tempat penyimpanan pusaka-pusaka Kesultanan Sumbawa. Di antaranya berupa “Parewa Kamutar” (Lambang Kebesaran Kesultanan), “Parewa Tokal Adat Ode” (piranti upacara kesultanan), pakaian kebesaran, singgasana, aneka keris, tombak, dan senjata pusaka lainnya.

Sobat Turisian juga bisa melihat berbagai jenis keramik kuno, piranti makan, foto-foto sejarah dan masih banyak lagi. Kerennya lagi, semua benda-benda pusaka tersebut terbuat dari emas dan perak.

Ada pula Al Quran tulisan tangan Muhammad Ibnu Abdullah Al Jawi buatan sekitar tahun 1784. Al Qur’an ini berasal dari dinasti pemerintahan Sultan Harrunnurrasyid II (1770 – 1790) yang berlapiskan emas, perak, dan perunggu. Menariknya, hingga kini kondisinya masih sangat baik tersimpan di Istana Bala Kuning.

Baca juga: Pesona Air Terjun Ai Beling Sumbawa yang Bikin Enggan Berpaling

Benda unik lainnya yang menjadi koleksi Istana tersebut adalah kelapa kembar hasil penemuan seorang penduduk ketika Gunung Tambora meletus pada 1815. Kemudian kelapa ini diserahkan kepada Sultan, dan menjadi tempat koin dan uang.

Bangunan Istana Bala Kuning sendiri terdiri atas bangunan induk, keputrian, pavilion yang bersambung dengan ruang makan dan dapur. Serta sebuah bangunan yang bernama Bale Belo (gudang).

Lalu di salah satu sudut rumah, Sobat Turisian akan melihat lampu hias yang merupakan pemberian petinggi Belanda kepada Sultan pada masa itu. Tampak warna kuning yang mendominasi istana merupakan lambang dari Kesultanan Sumbawa.

Lokasi, Fasilitas, & Jam Buka Istana Bala Kuning

Istana tersebut berlokasi di Jl. DR. Wahidin No. 21, Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Sobat Turisian juga cukup mudah untuk menjangkaunya karena letaknya yang berada di pusat kota. Sebelah timur taman kota dan wisma kota Sumbawa Besar.

Sobat Turisian bisa mengunjungi Istana Bala Kuning dengan menggunakan kendaraan umum, seperti angkutan kota, ojek, maupun becak. Tempat ini pun sudah punya fasilitas penunjang yang memadai, di antaranya musala, area parkir, toilet.

Baca juga: Mengenal Maen Jaran, Tradisi Pacuan Kuda Masyarakat Sumbawa

Objek wisata sejarah yang satu ini buka setiap hari, mulai pukul 08:00 hingga 14:00 WITA. Sementara untuk tiket masuknya hanya sekitar Rp5.000 per orang. Serta ongkos parkir kendaraan motor Rp5.000 dan Mobil sekira Rp10.000.*

 

Pos terkait