Kabupaten Gianyar Dinobatkan Sebagai Pemilik Desa Wisata Terbanyak

Kabupaten Gianyar
Orang-orang berdoa dan melakukan ritual pemurnian di mata air suci di pura Pura Tirta Empul, Kabupaten Gianyar. Foto: iStock

TURISIAN.com – Sebuah pencapaian gemilang diraih pemerintah Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali. Kabupaten ini baru saja menyabet penghargaan sebagai daerah dengan jumlah desa wisata terbanyak di Indonesia.

Untuk itu, Gianyar berhak menyandang Piagam Lencana Satya Desa Wisata dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

“Sebagai daerah pariwisata yang dengan 40 desa wisata. Kabupaten Gianyar berhasil mendorong tujuh desa wisata masuk ke dalam 50 besar pemenang Lomba Promosi Desa Wisata Nusantara (LPDWN). Lomba ini dilaksanakan Kementerian Desa dan PDTT,” jelas Kadis PMD Ngakan Ngurah Adi  Sabtu 17 Desember 2022.

“Dari 7 desa, 5 desa masuk dalam 10 besar yaitu Desa Sidan, Desa Taro, Desa Guwang, Desa Bakbakan dan Desa Kendran,” sambung Adi.

BACA JUGA: Objek Wisata Jembatan Kaca Gianyar Bali Segera Dibuka untuk Wisatawan

Sedangkan penghargaan diserahkan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Bersama Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar.

Kemudian juga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno kepada Kadis PMD Ngakan Ngurah Adi, mewakili Bupati Gianyar.

Sebagai Pemenang LPDWN

Kabupaten Gianyar tercatat sebagai pemerintah daerah dengan jumlah desa wisata terbanyak di Indonesia yang masuk sebagai pemenang LPDWN.

Hal ini menjadikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra diganjar penghargaan Lencana Satya Desa Wisata dari Kementerian Desa dan PDTT Republik Indonesia atas dedikasi dan komitmennya dalam mendukung program pengembangan desa wisata tahun 2022.

BACA JUGA: Wisatawan Bisa Naik Dokar Hias Gratis di Bali, Ini Syaratnya

Sementara itu, ketika dihubungi secara terpisah, Bupati Gianyar Made Mahayastra berterima kasih atas penghargaan tersebut.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukti bahwa pembangunan Kabupaten Gianyar bersinergi dengan pembangunan desa.

“Niat kita membangun desa, memajukan desa. Jika apa yang kita lakukan bersama mendapat penghargaan. Itu adalah bonus, keberhasilan kita bersama,” tegas Bupati Mahayastra.

Bupati Mahayastra meminta desa-desa wisata yang mendapat penghargaan tetap menjaga kualitas pariwisata desanya.

“Jaga kualitas, kalau bisa lebih meningkat lagi. Begitu juga desa-desa yang lain, mari maju bersama,” tandas Bupati Mahayastra. ***

Sumber: Antaranews

Pos terkait