Longsor Gyirong Menelan Korban, 555 Wisatawan Berhasil Dievakuasi

Gyirong
Tim penyelamat dari Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok bekerja di lokasi yang dilanda tanah longsor di dekat Pelabuhan Gyirong, Kabupaten Gyirong, Xigaze, Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya, pada 28 Agustus 2026. (Dok.Xinhua/ Liu Yuqin)

TURISIAN.com  — Longsor memutus aktivitas di Pelabuhan Gyirong, Daerah Otonom Xizang, Cina barat daya, Rabu pagi, 26 Agustus 2026.

Bencana itu sempat menjebak ratusan orang, termasuk wisatawan yang tengah berada di kawasan tersebut.

Sehari setelah kejadian, otoritas setempat menyatakan sedikitnya 555 wisatawan telah dievakuasi.

Mereka dipindahkan ke lokasi aman dalam penanganan otoritas kebudayaan dan pariwisata. Tak ada lagi wisatawan yang dilaporkan terjebak.

Selain wisatawan, pemerintah menyiapkan tempat tinggal bagi 499 penduduk desa dan pekerja konstruksi yang terdampak longsor. Pemindahan dilakukan sembari operasi tanggap darurat terus berjalan.

Bantuan datang dari sektor penerbangan sipil. Hingga Kamis, 27 Agustus, pukul 15.00 waktu setempat, penerbangan sipil telah membawa 324 personel penyelamat ke wilayah bencana.

BACA JUGA: Liburan Musim Panas di Shuyun Mengubah Wajah Pariwisata China

Pesawat juga mengangkut 24 ton peralatan penyelamatan, kebutuhan sehari-hari, dan pasokan medis.

Angka korban masih berubah. Hingga Kamis pukul 08.00 waktu setempat. Tiga orang dinyatakan tewas dan 558 lainnya masih hilang. Dua warga desa telah ditemukan dalam keadaan selamat.

Tim penyelamat terus menyisir kawasan terdampak. Pemerintah setempat memprioritaskan pencarian korban, pemindahan warga dari area berbahaya, serta pemenuhan kebutuhan dasar mereka.

Longsor di Gyirong menunjukkan risiko yang dihadapi kawasan pegunungan Xizang ketika bencana menerjang jalur yang menjadi akses penting bagi warga, pekerja, dan wisatawan. ***

Pos terkait