Henry Husada: Reaktivasi Bandara Husein Jadi Angin Segar bagi Pariwisata dan UMKM Jabar

Bandara Husein Sastranegara
Maskapai Citilink saat mendarat di Bandara Husein Sastranegara ketika bandara ini masih aktif untuk penerbangan komersial. (Foto: Turisian.com/Adisas)

TURISIAN.com – Dukungan terhadap rencana dibukanya kembali Bandara Husein Sastranegara untuk penerbangan komersial terus mengalir. Terutama,  dari kalangan pelaku usaha dan industri pariwisata.

Tokoh pariwisata Jawa Barat sekaligus CEO Kagum Group, Henry Husada menilai kebijakan pemerintah tersebut merupakan langkah tepat.

Utamanya, dalam mendongkrak kembali kunjungan wisatawan ke Kota Bandung dan Jawa Barat.

Menurut Henry, beroperasinya kembali Bandara Husein akan memberikan dampak positif yang luas terhadap berbagai sektor ekonomi yang selama ini bergantung pada arus wisatawan.

“Beroperasinya Bandara Husein bisa mendorong pertumbuhan industri pariwisata. Seperti perhotelan, fesyen, kuliner, dan agen perjalanan di wilayah Kota Bandung, dan Jawa Barat secara umum ya,” kata Henry saat dihubungi, Selasa, 2 Juni 2026.

Ia menilai keberadaan bandara yang berada dekat dengan pusat Kota Bandung menjadi salah satu keunggulan.

Dimana posisi ini dapat meningkatkan daya saing destinasi wisata di Jawa Barat.

Kemudahan akses tersebut diyakini mampu menarik kembali wisatawan yang selama beberapa tahun terakhir harus menggunakan bandara di luar Bandung.

Konektivitas Udara

Tak hanya sektor pariwisata, Henry juga menyoroti manfaat reaktivasi Bandara Husein bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurutnya, konektivitas udara yang lebih baik akan membuka peluang lebih besar bagi UMKM.

Khususnya, dalam  memperluas pasar sekaligus menarik konsumen datang langsung ke sentra usaha mereka.

“Lewat Bandara Husein akan memberikan akses lebih cepat dalam membantu UMKM memperluas target pasar. Selain juga menarik lebih banyak wisatawan domestik untuk datang langsung ke gerai atau pabrik mereka di sekitar Bandung Raya,” ujarnya.

Henry Husada bersama Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Tokoh Pariwisata dan  UMKM ini menyambut baik dibukanya kembali Bandara Husein Sastranegara untuk penerbangan komersil. (Foto: Dok)

Henry mengatakan dampak ekonomi yang ditimbulkan dari beroperasinya kembali penerbangan komersial di Bandara Husein tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha besar. Tetapi juga menjalar hingga ke sektor-sektor pendukung lainnya.

“Dampak domino atau multiplier effect langsung kepada industri maupun UMKM memang sangat besar. Itu pernah kita rasakan sebelum aktivitas penerbangan komersial di bandara ini dihentikan,” katanya.

Kontribusi Signifikan

Ia menambahkan, akses penerbangan yang lebih dekat dengan pusat kota akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Karena itu, momentum pembukaan kembali Bandara Husein harus dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Konektivitas yang baik akan mendorong mobilitas wisatawan serta pelaku usaha. Ini yang harus kita manfaatkan dengan baik agar Kota Bandung kian menjadi daerah tujuan wisata yang menarik,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, rencana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara kembali menguat setelah mendapat lampu hijau dari Presiden RI, Prabowo Subianto.

Kebijakan tersebut disambut positif oleh berbagai kalangan. Terutama pelaku usaha yang selama ini terdampak pembatasan penerbangan jet di bandara yang berada di jantung Kota Bandung tersebut.

Bagi dunia usaha, pembukaan kembali Bandara Husein dipandang bukan sekadar penambahan akses transportasi udara. Melainkan juga katalis bagi kebangkitan sektor pariwisata, perdagangan, dan ekonomi kreatif di Jawa Barat. ***

Pos terkait