Antrean Wisatawan Mengular di Penyeberangan Dermaga Menuju Kepulauan Seribu

antrean wisatawan
Ilustrasi para wisatawan menuju ke dermaga pelabuhan Kepulauan Seribu. (Generated by AI)

TURISIAN.com – Arus manusia bergerak ke utara Jakarta pada libur Lebaran tahun ini. Di dermaga-dermaga penyeberangan, antrean wisatawan mengular sejak pagi.

Mereka menunggu giliran menuju gugusan pulau di Kepulauan Seribu. Libur panjang kembali menegaskan satu hal: kawasan ini masih menjadi magnet rekreasi warga ibu kota dan sekitarnya.

Data Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif setempat menunjukkan lonjakan antrean wisatawan untuk melakukan kunjungan cukup signifikan.

Pada Sabtu, 21 Maret, tercatat 3.123 orang menyeberang dari daratan. Sehari kemudian, angka itu melonjak menjadi 7.743 wisatawan.

Kenaikan tajam dalam tempo singkat itu memberi sinyal kuat,  puncak arus belum terlewati.

Sementara itu Kepala Suku Dinas Parekraf Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan, memandang geliat ini sebagai peluang ekonomi.

Ia berharap lonjakan wisatawan tak berhenti pada angka statistik, melainkan menjelma menjadi perputaran uang di tingkat lokal. Dari penginapan warga, usaha kuliner, hingga jasa wisata.

Momentum Lebaran, kata Sonti, selalu identik dengan perjalanan keluarga. Tradisi itu pula yang mendorong pulau-pulau permukiman tetap menjadi tujuan utama.

Nama-nama seperti Pulau Pari, Pulau Tidung, Pulau Pramuka, hingga Pulau Untung Jawa tetap bertahan sebagai favorit.

Wisatawan datang melalui sejumlah pintu masuk: dari Dermaga Baywalk Mall, Muara Angke, hingga Tanjung Pasir.

Jalur-jalur ini menjadi simpul pergerakan yang menghubungkan hiruk-pikuk daratan dengan ketenangan laut.

Di tengah lonjakan itu, pemerintah daerah mengingatkan satu hal yang kerap luput, keberlanjutan.

Ajakan untuk menjaga kebersihan dan keamanan terus digaungkan. Sebab, di balik geliat ekonomi yang tumbuh, ada ekosistem rapuh yang bergantung pada kesadaran para pengunjung. ***

Pos terkait