TURISIAN.com – Pertemuan tokoh pariwisata Henry Husada dengan Bupati Indramayu Lucky Hakim berlangsung dalam suasana penuh keakraban.
Keduanya berbincang mengenai potensi pariwisata Indramayu yang dinilai dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.
Dalam pertemuan yang belangsung baru-baru ini, diskusi mengerucut pada pengembangan sektor pariwisata sebagai langkah strategis untuk mendorong kemajuan Kabupaten Indramayu.
Beragam potensi daerah dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata yang mampu menarik lebih banyak pengunjung. Sekaligus membuka ruang ekonomi bagi masyarakat.
Henry Husada menilai Bupati Lucky Hakim memiliki visi yang luas dalam melihat potensi pariwisata yang dimiliki Indramayu.
Menurut dia, visi tersebut menjadi modal penting untuk mengembangkan sektor pariwisata secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Henry juga menyambut baik ajakan Lucky Hakim untuk berkolaborasi dalam pengembangan pariwisata di Indramayu.
Memberikan Manfaat Lebih Luas
Ia berharap kerja sama antara pemerintah daerah dan pihak swasta dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Semoga kolaborasi ini membawa dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indramayu,” ungkap Henry.
Sementara itu, Lucky Hakim mengatakan Pemerintah Kabupaten Indramayu saat ini tengah berfokus memperkuat sektor pariwisata melalui sejumlah langkah strategis.
Penguatan kelembagaan, digitalisasi promosi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian dari upaya tersebut.
Pemkab Indramayu juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta dalam pengelolaan destinasi wisata melalui skema bagi hasil.
Skema ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi, tetapi juga mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurut Lucky, promosi destinasi wisata Indramayu perlu mengikuti perkembangan teknologi dan perilaku wisatawan.
Potensi Wisata Lokal
Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong promosi berbasis digital agar potensi wisata lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Selain promosi, peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata juga menjadi perhatian.
Pemkab Indramayu berupaya membangun kemitraan dengan berbagai pihak. Termasuk pemerintah pusat dan kalangan akademisi, untuk memperkuat pengembangan destinasi lokal.
“Menjalin kemitraan dengan pemerintah pusat seperti Kemenpar RI serta akademisi untuk memperkuat potensi destinasi lokal,” ujar Lucky.
Pertemuan Henry dan Lucky tersebut menjadi bagian dari penjajakan kolaborasi untuk mendorong pariwisata Indramayu agar tidak hanya menjadi sektor pendukung.
Namun juga berkembang sebagai salah satu kekuatan ekonomi daerah. Dengan pengelolaan yang lebih profesional, promosi yang agresif. Termasuk, keterlibatan berbagai pihak, potensi wisata Indramayu diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. ***





