TURISIAN.com – Frequent Whoosher Card atau FWC kian digemari penumpang kereta cepat Whoosh. Pada Juli 2026, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menjual 3.366 kartu.
Angka tersebut menjadi penjualan bulanan tertinggi sejak program kartu langganan tersebut diluncurkan.
Hingga akhir Juli lalu, total 47.577 kartu FWC telah berpindah ke tangan pelanggan dalam dua tahun terakhir.
Dari tiga kategori yang tersedia, Gold untuk rute Jakarta-Bandung menjadi pilihan utama. Penjualannya mencapai 37.501 kartu.
FWC ditawarkan bagi penumpang yang rutin bepergian dengan Whoosh.
Kartu ini memungkinkan mereka memperoleh tarif perjalanan yang lebih rendah dibandingkan pembelian tiket secara reguler.
Sementara itu untuk kategori Gold, pelanggan membayar Rp2 juta untuk 10 kali perjalanan kelas ekonomi premium.
Adapun kategori Silver dihargai Rp1,35 juta untuk enam kali perjalanan. Tarif tersebut lebih murah dibandingkan harga tiket reguler kelas ekonomi premium.
Jarak Lebih Pendek
Dimana dalam kondisi tertentu, harga tiket ini bisa melampaui Rp300 ribu sekali jalan.
Kartu langganan itu juga dapat digunakan untuk perjalanan dengan jarak lebih pendek. Rute Jakarta-Karawang dan Karawang-Bandung, misalnya, memungkinkan biaya per perjalanan menjadi lebih rendah.
Ada batas waktu penggunaan. Frequent Whoosher Card Gold berlaku selama 60 hari sejak pembelian, sedangkan Silver hanya 30 hari.
Sedangkan bagi penumpang yang saban pekan menyeberang Jakarta-Bandung, hitungan itu menjadi salah satu alasan kartu langganan lebih menarik.
KCIC belakangan tak hanya menjual manfaat perjalanan. Mereka membuat kartu FWC dengan desain tematik.
Sedangkan edisi terbaru mengusung tema Hari Kemerdekaan ke-81. Kartu khusus ini hanya tersedia untuk rute Jakarta-Bandung.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan desain tersebut diharapkan memberi pengalaman berbeda bagi pelanggan. Kartu itu, kata dia, juga dapat menjadi barang koleksi.
“Selain memberikan manfaat bagi pelanggan yang rutin menggunakan Whoosh, desain khusus ini juga memberikan daya tarik tersendiri untuk dimiliki dan dikoleksi,” ujar Eva dalam keterangan resminya.
Bagi KCIC, semangat kemerdekaan bukan hanya urusan seremoni. Ia coba dibawa ke dalam perjalanan penumpang—termasuk lewat selembar kartu yang terselip di dompet. ***





