Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Lalu Lintas Tol Regional Jasa Marga Naik 8,9 Persen

Kenaikan Yesus Kristus
Ilustrasi kepadatan jalan tol saat petang hari. (Generated by AI)

TURISIAN.com – Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak arus kendaraan di sejumlah ruas tol regional milik PT Jasa Marga.

Selama lima hari, sejak Rabu 13 Mei hingga Minggu 17 Mei 2026, Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT Regional Nusantara) mencatat 439.294 kendaraan melintas di tiga ruas tol yang mereka kelola.

Jumlah itu naik 8,91 persen dibandingkan lalu lintas normal yang biasanya mencapai 403.357 kendaraan.

Tol Bali Mandara menjadi ruas paling sibuk sepanjang periode libur panjang tersebut.

Sebanyak 294.590 kendaraan melintas di ruas Tol Nusa Dua–Ngurah Rai–Benoa.

Angka itu meningkat 6,8 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 275.839 kendaraan.

Sementara itu dii Kalimantan Timur, ruas Tol Balikpapan–Samarinda atau Balsam mencatat 56.640 kendaraan melintas.

Kenaikannya tak terlalu tinggi, hanya 3,79 persen dibandingkan volume normal sebanyak 54.574 kendaraan.

Kenaikan paling mencolok justru terjadi di Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura–Prambanan.

Selama libur panjang, sebanyak 88.064 kendaraan melintas di ruas itu. Jumlah tersebut melonjak 20,73 persen dibandingkan volume normal yang mencapai 72.944 kendaraan.

Peningkatan lalu lintas di ruas tol tersebut terlihat dari arus kendaraan menuju maupun meninggalkan Yogyakarta melalui Gerbang Tol Prambanan.

Sebanyak 50.947 kendaraan tercatat masuk ke arah Yogyakarta melalui gerbang tol itu. Meningkat 35,18 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 37.689 kendaraan.

Sementara arus keluar Yogyakarta melalui GT Prambanan mencapai 48.424 kendaraan. Jumlah itu naik 26,61 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 38.247 kendaraan.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan memastikan kondisi kendaraan sebelum bepergian.

Pengendara juga diminta memastikan saldo uang elektronik mencukupi serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan. ***

Pos terkait