Tok, Jalur Alternatif Puncak Bogor Resmi Dibereskan, Ini Kata Menteri PUPR

Jalur Alternatif ke Puncak Bogor
Menteri Basuki PUPR Hadimuljono ketika meninjau pembangunan jalur alternatif Puncak Bogor. (Foto: Dok.Kementerian PUPR).

TURISIAN.com – Kabar tentang jalur alternatif Puncak Bogor datang dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Siapa lagi kalau bukan dibawah pimpinan Menteri Basuki Hadimuljono.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta pekan ini, Menteri Basuki memerintahkan perbaikan dan pelebaran jalur alternatif menuju Puncak, Jawa Barat.

“Ini bukan hanya tentang menciptakan jalur alternatif yang lebih efisien ke Puncak Bogor, tetapi juga tentang meningkatkan potensi wisata di Kecamatan Sukamakmur,” ungkap Menteri Basuki.

Pekerjaan yang dimaksud melibatkan perbaikan dua ruas jalan daerah. Yakni Sukamakmur-Sukawangi dan Mengker Gunung Batu, yang menjadi rute favorit para wisatawan menuju Puncak Bogor.

BACA JUGA: Dukung Pengembangan Desa Wisata, Ini yang akan Dilakukan Kementerian PUPR

Sementara itu, Menteri Basuki memastikan bahwa langkah ini sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah.

Dimana, sebelumnya telah dimulai secara serentak di seluruh Nusantara sejak akhir Juli 2023.

“Ini adalah bagian dari pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD) yang mencakup 2.800 km jalan raya dan 2.300 meter jembatan di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Untuk  Jawa Barat saja, terdapat 15 ruas jalan yang sedang dalam pembangunan, termasuk di Kabupaten Bogor.

BACA JUGA: PUPR Gelontorkan 2 Triliun Lebih untuk Pengembangan Wisata Borobudur

Jalan Sukamakmur-Sukawangi

“Semua proyek ini ditargetkan akan selesai pada bulan Desember 2023, termasuk perbaikan jalur ini,” tegasnya.

Berdasarkan data yang diperoleh Turisian.com, pekerjaan preservasi jalan Sukamakmur-Sukawangi sudah dimulai sejak 30 Agustus 2023.

Dengan nilai kontrak mencapai Rp38,96 miliar. Konstruksi jalan ini dipercayakan kepada PT Hutama Prima dan memiliki panjang penanganan mencapai 6,64 km.

BACA JUGA: Liburan ke Puncak Bogor, Coba Deh Nginep di Hotel Bintang 5 Ini

Perbaikan jalur alternatif Puncak ini bukan hanya akan menguntungkan para pengunjung wisata, tetapi juga akan memberikan dampak positif pada infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

Sebuah langkah besar untuk mendukung sektor pariwisata dan konektivitas di Jawa Barat.

Tetaplah terhubung dengan kami untuk mendapatkan perkembangan terbaru tentang proyek ini.

***

Pos terkait