TURISIAN.com – Lampu-lampu ponsel menyala dari berbagai sudut arena Java Jazz Festival 2026 di NICE PIK 2, Kabupaten Tangerang, Minggu petang 31 Mei 2926.
Bertepatan dengan pendar lampu itu, Yura Yunita menutup penampilannya dengan lagu Dunia Tipu-Tipu.
Sebelum lagu itu mengalun, penyanyi asal Bandung tersebut mengajak ribuan penonton melakukan sesuatu yang sederhana. Menatap orang yang berada di samping mereka.
“Teman-teman, aku boleh minta tolong tiga detik saja, tatap orang yang ada di samping kalian,” ujar Yura dari atas panggung.
Ajakan itu menjadi pembuka bagi pengakuan personal yang ia sampaikan di hadapan penonton.
Yura mengaku bukan tipe orang yang kerap mengungkapkan rasa sayang secara langsung kepada orang-orang terdekatnya.
Karena itu, momen di atas panggung dimanfaatkannya untuk menyampaikan perasaan tersebut.
“Bapak, ibu, aku sayang sekali sama kalian,” kata dia.
Suasana hangat segera menyelimuti area pertunjukan. Ribuan lampu telepon genggam terangkat ke udara, mengiringi lagu yang menjadi salah satu karya paling populer dalam katalog musik Yura.
Penonton ikut bernyanyi, menciptakan paduan suara yang memenuhi arena.
Dalam penampilan berdurasi sekitar satu jam itu, Yura leluasa menjelajahi lagu-lagu dari berbagai fase perjalanan musiknya.
Ia menyebut Java Jazz sebagai ruang yang memberinya kebebasan untuk menyusun daftar lagu yang jarang dibawakan dalam pertunjukan reguler.
Song List
“Di Java Jazz adalah satu-satunya tempat aku bisa bebas membawakan song list yang tidak aku bawakan biasanya,” ujarnya.
Set dibuka dengan “Harus Bahagia” dan “Duhai Sayang”. Setelah menyapa penonton, Yura melanjutkan penampilannya melalui sejumlah lagu seperti “Bandung”, “Mau Jadi Apa”, “Takkan Apa”, “Apakah Kamu”, “Hobi Ghosting”, dan “Kataji”.
Pada lagu “Mau Jadi Apa”, ia sempat mengajak penonton berbincang mengenai pilihan hidup dan pekerjaan.
Pertanyaan-pertanyaan tentang passion, kehidupan perantauan, hingga pekerjaan yang dijalani memancing respons dari berbagai penjuru arena.
Sementara itu salah satu momen yang paling mendapat sambutan terjadi ketika Yura menghadirkan Sivia Azizah, Ify Alyssa, dan Priscilla Jamail untuk membawakan lagu “Dekap”.
Sebelum lagu itu dimainkan, ia mengungkapkan kegembiraannya bisa berbagi panggung dengan sesama musisi perempuan.
“Lagi senang banget sama perempuan-perempuan keren ini,” kata Yura.
Penampilan kemudian berlanjut dengan “Tutur Batin”, yang disambut koor penonton.
Menjelang akhir pertunjukan, “Dunia Tipu-Tipu” menjadi penutup yang mengikat seluruh suasana malam itu. Hangat, intim, dan penuh keterlibatan penonton.
“Terima kasih untuk jiwa-jiwa terbaik di sini,” ujar Yura sebelum meninggalkan panggung.
Ia menutup perjumpaan dengan satu pesan singkat kepada para penggemarnya.
“Terima kasih semuanya, janji jangan ke mana-mana yaa,” pungkasnya di atas panggung Java Jazz Festival 2026 ***





