KLIKNUSAE.com – Tokoh pariwisata Jawa Barat Henry Husada mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Bandung yang terus berupaya menjaga kebersihan kota.
Utamanya, dalam upaya terus mendorong peningkatan kualitas destinasi wisata dan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Henry, kebersihan merupakan salah satu indikator utama yang menjadi perhatian wisatawan ketika berkunjung ke sebuah kota.
Karena itu, langkah yang dilakukan Pemkot Bandung melalui aparat kewilayahan hingga perangkat daerah dinilai sebagai investasi penting untuk memperkuat citra Kota Bandung sebagai destinasi wisata unggulan.
“Kami mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kota Bandung dalam menjaga kebersihan kota. Wisatawan tidak hanya mencari destinasi yang menarik. Tetapi juga lingkungan yang bersih, nyaman, dan tertata. Kebersihan merupakan wajah sebuah kota,” kata Henry Husada–yang juga CEI Kagum Group ini Selasa, 14 Juli 2026.
Ia menilai, kerja keras para petugas kebersihan, aparat kecamatan, dan kelurahan yang bekerja sejak dini hari menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam menghadirkan lingkungan perkotaan yang lebih baik.
Dampak Positif
Menurut Henry, upaya tersebut akan memberikan dampak positif terhadap industri pariwisata. Mulai dari meningkatnya kenyamanan wisatawan, bertambahnya lama tinggal (length of stay). Hingga tumbuhnya kepercayaan investor di sektor parhotelan, restoran, dan ekonomi kreatif.
“Kota yang bersih akan memberikan pengalaman positif bagi wisatawan. Ketika mereka merasa nyaman, peluang untuk kembali berkunjung maupun merekomendasikan Bandung kepada orang lain akan semakin besar,” ujarnya.
Henry juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Bandung terhadap pengelolaan sampah yang menjadi salah satu program prioritas Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

Menurutnya, persoalan sampah harus ditangani secara berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Ia berharap program pengurangan sampah plastik, pengolahan sampah organik, hingga penguatan fasilitas pengelolaan sampah dapat terus diperluas.
Dengan demikian, Kota Bandung semakin siap menjadi kota wisata berkelas dunia.
“Kebersihan tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Hotel, restoran, pusat perbelanjaan, pelaku usaha pariwisata, hingga masyarakat harus ikut berpartisipasi menjaga lingkungan. Pariwisata yang berkualitas hanya dapat tumbuh di kota yang bersih dan sehat,” katanya.
BACA JUGA: Kota Bandung Mengulang Kemenangan, Batik Patrakomala Kembali Mencuri Perhatian
Kegiatan Internasional
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kota Bandung Iskandar Zulkarnain menyampaikan apresiasi kepada aparat kewilayahan, kecamatan, kelurahan, Dinas Lingkungan Hidup, hingga PDAM.
Termasuk, berbagai perangkat daerah yang dinilai bekerja keras menjaga kebersihan kota dan mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan internasional di Kota Bandung.
Saat memimpin Apel Mulai Bekerja di Plaza Balai Kota Bandung, Senin, 13 Juli 2026, Iskandar mengungkapkan dirinya melihat langsung para petugas mulai bekerja sejak pukul 04.00 WIB.
Mereka, membersihkan lingkungan dan melakukan pengelolaan sampah di lapangan.
Ia juga meminta Dinas Lingkungan Hidup memperkuat pendataan seluruh program pengelolaan sampah.
Program ini penting sebagai dasar evaluasi kebutuhan anggaran pada perubahan APBD maupun perencanaan program tahun 2027.
Menurut Iskandar, keberhasilan penyelenggaraan rangkaian kegiatan Asia Afrika menjadi bukti. Bahwa,kolaborasi seluruh perangkat daerah mampu menghadirkan Kota Bandung yang bersih, nyaman, dan memberikan kesan positif bagi para tamu dari dalam maupun luar negeri. ***





