Atribut Biru Berkibar, Wisatawan Datang Rayakan Hattrick Persib Bandung

Atribut Biru
Kota Bandung kembali bakal mengulang pesta sepakbola tahunan, setelah pertandingan Persib Bandung yang digelar, Sabtu 23 Mei 2029 usai digelar. (Foto: Dok)

TURISIAN.com – Menjelang petang, Sabtu, 23 Mei 2026, suasana Kota Bandung berubah. Jalan-jalan mulai dipenuhi atribut biru.

Bendera Persib berkibar di kaca mobil, terpasang di warung kopi, hingga menggantung di mulut-mulut gang permukiman warga.

Kota itu seperti sedang menunggu satu peristiwa besar: kemungkinan Persib Bandung mengunci gelar juara Super League 2025/2026.

Persib memang belum resmi menjadi kampiun. Namun pertandingan melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) diyakini hanya tinggal menjadi penegas.

Tim asuhan Bojan Hodak itu cukup meraih hasil imbang untuk memastikan gelar ketiga secara beruntun.

Sebuah catatan yang belum pernah dicapai klub lain di era kompetisi modern Indonesia.

Optimisme bobotoh telanjur meluap sebelum peluit panjang dibunyikan. Di berbagai sudut kota, warga mulai menyiapkan perayaan.

Atmosfernya mengingatkan pada malam menjelang peringatan kemerdekaan: riuh, penuh warna, dan menyatukan banyak orang dalam satu semangat yang sama.

Di kawasan taman kolong Flyover Mochtar Kusumaatmadja atau Pasupati, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, sejumlah pemuda tampak sibuk menata layar lebar.

Taman yang baru direnovasi itu akan dipakai sebagai lokasi nonton bareng pertandingan Persib kontra Persijap.

Bagi warga sekitar, nobar bukan sekadar agenda menonton sepak bola.

Tempat itu juga disiapkan sebagai ruang berkumpul untuk menyambut kemungkinan pesta juara secara bersama-sama.

“Kalau Persib juara, semua pasti turun ke jalan,” kata seorang warga di lokasi.

Daya Tarik

Pelaku pariwisata di Bandung justru melihat momentum ini sebagai daya tarik tersendiri.

Semenyara itu, Ketua Riung Priangan, Arief Bonafianto, meminta wisatawan tidak khawatir datang ke Bandung selama perayaan berlangsung.

Menurut Arief, aparat keamanan telah memetakan jalur konvoi dan menyiapkan pengamanan di sejumlah titik utama kota.

“Ini laga paling bergengsi karena Persib berpeluang mencatat hattrick juara. Wisatawan tidak perlu takut datang ke Bandung,” kata Arief, Sabtu, 23 Mei 2026.

Namun ia mengingatkan wisatawan, terutama yang menggunakan kendaraan pribadi, agar sudah berada di hotel sebelum pukul 16.00 WIB. Setelah itu, kemacetan diperkirakan sulit dihindari.

“Bukan karena tidak aman, tapi lalu lintas pasti luar biasa padat,” ujarnya.

Pelaku usaha hotel dan pariwisata, kata Arief, juga terus berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas terkait rekayasa jalan yang rencananya mulai diberlakukan pukul 18.00 WIB.

Identitas Sosial

Sejumlah ruas utama di pusat Kota Bandung diperkirakan mulai ditutup untuk mengantisipasi membludaknya massa bobotoh.

Di tengah potensi kepadatan itu, Arief menilai wisatawan justru akan memperoleh pengalaman yang jarang ditemukan di kota lain.

Sepak bola, kata dia, telah menjadi bagian dari identitas sosial masyarakat Bandung.

“Kalau Persib juara hattrick, Bandung pasti makin meriah,” katanya.

Ia mengajak warga maupun wisatawan menikmati euforia kemenangan Persib dengan tetap menjaga ketertiban.

Salah satunya dengan menghindari penggunaan kendaraan pribadi di kawasan pusat kota. ***

Pos terkait