TURISIAN.com – Pasar mobil listrik China kembali bergerak cepat. Kali ini giliran BYD yang meluncurkan generasi ketiga Atto 3 di China, Kamis, 21 Mei 2026.
Sport utility vehicle listrik yang di pasar domestik memakai nama Yuan Plus itu datang dengan sejumlah pembaruan.
Sepeti, : pengisian daya lebih cepat, platform anyar, hingga sistem bantuan berkendara berbasis lidar.
Menurut laporan CarNewsChina, Atto 3 terbaru dibangun di atas e-Platform 3.0 Evo.
Pabrikan asal Shenzhen itu juga menanamkan Blade Battery generasi kedua yang dipadukan dengan teknologi pengisian cepat milik BYD.
Mobil ini tersedia dalam pilihan motor listrik 200 kW dan 240 kW dengan konfigurasi penggerak roda belakang.
BYD menawarkan dua opsi baterai: 57,5 kWh dan 68,5 kWh. Dari kombinasi itu, jarak tempuh mobil diklaim mencapai 540 kilometer hingga 630 kilometer.
Ini berdasarkan standar pengujian China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC).
Di sektor kaki-kaki, BYD mempertahankan suspensi depan MacPherson dan suspensi belakang lima-link.
Namun perusahaan menambahkan sistem DiSus-C intelligent damping body control, iTAC 2.0 untuk pengaturan distribusi torsi. Serta, TBC yang dirancang menjaga stabilitas kendaraan ketika ban pecah.
Pembaruan lain terlihat pada fitur bantuan berkendara. Atto 3 kini dibekali sistem DiPilot 300 “God’s Eye B” yang ditopang lidar dan 30 sensor.
Sistem tersebut mendukung bantuan navigasi di jalan raya maupun perkotaan serta fitur parkir otomatis.
Sedangkan secara dimensi, mobil ini memiliki panjang 4.665 milimeter, lebar 1.895 milimeter, tinggi 1.675 milimeter, dan jarak sumbu roda 2.770 milimeter.
Bahasa desain Dragon Face tetap dipertahankan, meski bagian depan kini tampak lebih datar dengan lampu utama yang lebih tipis.
Pegangan pintu semi tersembunyi dan lampu belakang bermotif anyaman menjadi pembeda lain dibanding model sebelumnya.
Di bagian kabin, BYD menyematkan layar tengah mengambang dengan sistem DiLink terbaru, setir dua palang, head-up display, serta tuas transmisi di kolom setir.
Pengisian daya nirkabel
Fitur lain yang ikut dibawa antara lain pengisian daya nirkabel 50 watt, kursi penumpang depan model Queen Seat dengan sandaran kaki.
Lalu, pendingin kabin mini, kursi berventilasi dan pemanas, pemanas setir, hingga sistem audio 16 speaker.
Soal ruang penyimpanan, Atto 3 terbaru memiliki bagasi depan elektrik berkapasitas 180 liter yang dapat dibuka lewat ketukan. Bagasi belakangnya mencapai 750 liter.
BYD juga menambahkan sejumlah kompartemen kecil, termasuk laci di bawah kursi belakang dan tempat penyimpanan di depan penumpang.
Di pasar China, varian termurah Atto 3 terbaru dijual mulai 119.900 yuan atau sekitar Rp311 juta. Sementara model tertinggi dibanderol 149.900 yuan atau sekitar Rp389 juta.
Meski tampil dengan teknologi baru, performa penjualan Atto 3 di pasar domestik belum sepenuhnya pulih.
Data China EV DataTracker menunjukkan penjualan Yuan Plus pada April 2026 mencapai 5.111 unit.
Angka itu turun 21,9 persen dibanding bulan sebelumnya dan merosot 58,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Sejak pertama kali meluncur pada Februari 2022, model ini telah dipasarkan di 116 negara dan wilayah.
Hingga April 2026, penjualan global kumulatifnya diklaim melampaui 1,1 juta unit. ***





