Jumlah Penumpang Pesawat Domestik Turun Sepanjang 2025, Ini Masalahnya

Penumpang Pesawat Domestik
Beberapa pesawat domestik parkir di Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Dok.Unsplash/Fasyah Halim)

TURISIAN.com – Jumlah penumpang pesawat domestik sepanjang 2025 bergerak menurun, meski lalu lintas penerbangan internasional justru kian ramai.

Data Badan Pusat Statistik mencatat, hingga November 2025 mencatat jumlah penumpang penerbangan dalam negeri mencapai 5,04 juta orang. Sementara rute internasional menembus 1,65 juta penumpang.

Sementara itu, Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan Agustinus Budi Hartono menyebut penurunan ini memang tipis. Tetapi cukup menjadi sinyal bahwa pasar domestik sedang tidak sepenuhnya pulih.

“Secara nasional pergerakan penumpang domestik sedikit menurun. Sebaliknya, penerbangan internasional justru meningkat cukup signifikan,” ujarnya di Jakarta, Selasa, 13 Januari 2026.

Secara agregat, kinerja industri penerbangan dinilai masih relatif positif. Namun di balik angka-angka itu, problem lama belum juga beres.

BACA JUGA: Maskapai TransNusa Buka Rute Langsung Jakarta–Penang, Ini Tarifnya

Keterlambatan, pembatalan penerbangan, hingga bagasi yang hilang atau rusak terus menghantui penumpang.

Belum lagi informasi yang kerap simpang siur dan mekanisme pengaduan yang tidak selalu mudah diakses.

Menurut Agustinus, orientasi layanan maskapai perlu bergeser. Penerbangan, kata dia, tak cukup hanya memikirkan efisiensi operator. Namun harus menempatkan penumpang sebagai pusat layanan.

Kepastian hak, transparansi informasi, dan perlindungan saat terjadi gangguan semestinya menjadi standar, bukan sekadar janji.

Berbagai keluhan terus mengalir ke Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Baik melalui contact center maupun kanal resmi lainnya.

Jumlahnya masih tinggi, sebuah tanda bahwa persoalan pelayanan belum benar-benar tertangani.

Kementerian Perhubungan mengaku rutin memanggil maskapai untuk mengevaluasi layanan dan menyelesaikan aduan.

“Kami sudah sering mengingatkan, tetapi kejadiannya masih saja berulang,” kata Agustinus terkait turunnya penumpang pesawat domestik.

Di langit yang kian sibuk, rupanya rasa aman dan nyaman penumpang masih harus terus diperjuangkan. ***

Pos terkait