TURISIAN.com — Pemerintah menyiapkan stimulus tiket pesawat domestik kelas ekonomi selama libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Kementerian Perhubungan memastikan harga tiket turun 11 hingga 13 persen pada periode tersebut.
“Sudah kita lakukan (pertemuan dengan sejumlah maskapai) dan ini (harga tiket pesawat domestik kelas ekonomi) akan turun 11 sampai 13 persen, stimulus ini,” kata Lukman, Selasa, 3 November 2026.
Stimulus berlaku pada 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Tiket untuk periode tersebut sudah dapat dibeli sejak Oktober 2026.
Penurunan tarif itu terlihat pada penerbangan Citilink rute Jakarta-Surabaya.
Berdasarkan pantauan di situs resmi maskapai pada 3 November 2026, harga tiket selama periode diskon berkisar Rp 1,1 juta hingga Rp 1,4 juta.
Tarif tersebut lebih rendah dibanding harga penerbangan pada 1-21 Desember 2026, yang berkisar Rp 1,4 juta hingga Rp 1,6 juta.
Selisihnya mencapai Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu.
Pada 11 Januari 2027, sehari setelah stimulus berakhir, harga tiket termurah rute yang sama kembali berada di kisaran Rp 1,3 juta.
Pajak Jadi Kunci Penurunan Harga
Perbandingan rincian tiket Citilink Jakarta-Surabaya pada 21 dan 22 Desember 2026 menunjukkan bahwa tarif dasar penerbangan tidak berubah.
Komponen base fare tetap sekitar Rp 1,13 juta, sedangkan biaya tambahan bahan bakar atau fuel surcharge (YQ) bertahan sebesar Rp 396.780.
Perubahan terjadi pada pajak bandara dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
BACA JUGA: DPR Sebut Potongan Harga Tiket Pesawat Domestik Sangat Membantu Masyarakat
Pajak bandara (D5) yang semula Rp 100.909 turun menjadi Rp 50.455 selama periode stimulus.
Sementara itu penumpang juga tidak dikenai PPN 11 persen sebesar Rp 152.761.
Pembebasan PPN tersebut merupakan bagian dari stimulus pemerintah untuk penerbangan domestik kelas ekonomi selama periode Nataru.
Sedangkan dengan berkurangnya komponen pajak, harga tiket dapat turun meski tarif dasar dan biaya tambahan bahan bakar tetap sama.
Rincian Harga Tiket Citilink Jakarta-Surabaya
- 1-21 Desember 2026: Rp 1,4 juta-Rp 1,6 juta
- 22 Desember 2026-10 Januari 2027: Rp 1,1 juta-Rp 1,4 juta
- Mulai 11 Januari 2027: harga termurah sekitar Rp 1,3 juta
Stimulus ini berlaku untuk penerbangan domestik kelas ekonomi seluruh maskapai.
Besaran harga tiket tetap dapat berbeda bergantung pada tanggal penerbangan dan ketersediaan kursi. ***





