Museum Ne’ Gandeng, Wisata Mengenal Tradisi Toraja dengan Panorama yang Indah

Museum Ne' Gandeng
Museum Ne' Gandeng, Toraja Utara, Sulsel. (Source: Disbudpar Toraja Utara)

TURISIAN.com – Buat Sobat Turisian yang gemar wisata budaya, sesekali bolehlah berkunjung ke Museum Ne’ Gandeng atau terkenal juga dengan nama Meseum Gandeng. Di sini kalian bisa mengenal tradisi budaya Toraja dan panorama alam sekitar yang indah.

Objek wisata museum ini berdiri di tengah sawah di Desa Palangi, Kecamatan Sa’dan Balusu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel). Museum ini pun menjadi salah satu tujuan wisata favorit. Banyak sekali para pelancong dari berbagai daerah yang mengunjunginya.

Selain karena pemandangan yang mengagumkan, Sobat Turisian juga bisa melihat deretan tongkonan yang merupakan rumah adat khas Tana Toraja. Di area Museum Ne’ Gandeng ini, tongkonan yang unik berjejer rapi berlatarkan pemandangan yang menakjubkan. View di sini akan memanjakan mata kalian saat melihatnya langsung.

Menariknya, Sobat Turisian juga boleh untuk menaiki setiap tongkonan yang ada. Kalian dapat melihat lebih dekat isi bangunan atau bahkan area lain dari kawasan museum ini, lengkap dengan pemandangan alamnya yang memesona.

Baca juga: Terpesona dengan Keindahan Lolai, Negeri di Atas Awan Toraja Utara

Tambah lagi udaranya yang sejuk membuat Sobat Turisian betah untuk menyusuri deretan tongkonan. Di area Museum  Ne’ Gandeng ini juga bisa melihat sejarah dan peninggalan leluhur dari Tana Toraja yang unik dan menarik untuk kalian simak. sMasyarakat Tana Toraja sendiri memang terkenal sangat menjujung tinggi nilai tradisi hingga sekarang.

Lokasi Museum Ne’ Gandeng Toraja

Destinasi wisata edukasi budaya tersebut berlokasi di Malakiri, Tagari, Kecamatan Balusu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Untuk harga tiketnya sangat terjangkau. Museum ini buka setiap hari, mulai dari pukul 06.00 hingga 21.00 WITA.

Museum Ne’ Gandeng Toraja berada tak jauh dari pusat kota, sehingga memudahkan Sobat Turisian untuk menjangkaunya. Dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, kalian akan menempuh perjalanan yang panjang, kurang lebih 8 jam lamanya.

Baca juga: Tongkonan yang Unik dan Indah, Rumah Panggung Tradisional Masyarakat Toraja

Kalau Sobat Turisian berangkat dari Rantepao, ibu kota Kabupaten Toraja Utara, akan menempuh jarak sekitar 10 km. Dengan durasi perjalanan kurang lebih 15 menit, menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Tersedia pula sarana tranportasi umum atau ojek dari kota tersebut.*

Pos terkait