Makan Seperti Raja di Rumah Makan Belitong Timpo Duluk, Mau?

Belitong Timpo Duluk
Rumah makan Kampoeng Belitong Timpuk Dulu yang berlokasi di Jalan Pilang,Dukong, Kabupaten Beltiong Timur. (Turisian.com/Duta Ilham)

TURISIAN.com – Jalan-jalan ke Kota Tanjung Pandan, rasanya kurang lengkap jika tidak mencoba rumah makan satu ini. Namanya rumah makan Kampoeng Belitong Timpo Duluk.

Lho, apa istimewanya?

Nah, pertanyaan ini memang kerap muncul. Tapi untuk menjawabnya, kalian boleh mencoba untuk berkunjung langsung ya.

Merasakan menu masakannya sekaligus sensasi sebelum ritual makan enak dimulai. Maklum, karena disni bukan seperti rumah makan biasa. Begitu, masuk hidangan langsung bisa di santap.

Tim Turisian, belum lama ini mendapatkan kesempatan untuk merasakan langsung eksotisme Rumah Makan Belitong Timpo Duluk itu.

BACA JUGA: Keciput Belitung Dibidik Kemenparekraf Masuk ADWI 2022

Ada dua tempat, pertama yang berlokasi di Jalan Lettu Mad No 22,Parit, Kota Tanjung Pandang, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bang Belitung.

Disinilah cikal bakal berdirinya Belitong Timpo Duluk. Dan satu lagi berada di Jalan Pilang,Dukong. Jaraknya, sekitar 7 km dari pusat kota Tanjung Pandan. Dua-duanya menyajikan menu dan citra rasa yang sama.

Makan Bedulang adalah tradisi makan bersama khas Belitong yang sering dijumpai saat acara hajatan/syukuran. (Instagram/@inspiringbeltim)

Di kedua rumah makan tersebut, semuanya menyediakan menu makanan khas yang menjadi santapan Raja Balitung pada jamannya.

Namun yang di Pilang Dukong memiliki kelebihan lain yakni suasana alamnya yang masih asri. Dengan pemandangan hamparan pepohonan yang hijau.

BACA JUGA: 4 Geoprak Kebanggaan Indonesia Yang Diakui Dunia, Apa Saja?

Tidak hanya itu,di area ini kita juga bisa merasakan berbagai ornament rumah adat.

Ada mobil klasik yang terparkir persis di dalam resto.Disalah satu pojokan juga tersandar sepeda onthel yang bisa menjadi latar belakang instagramble.

Makan Bedulang

Keunikan lainnya adalah saat kita mulai memesan menu makanan. Namanya makan bedulang.

Dulang merupakan nampan besar berbentuk lingkaran yang menjadi alas beberapa piring didalamnya yang berisi nasi, sayuran dan lauk-pauk.

Satu Dulang biasanya untuk makan empat sampai lima orang secara bersama-sama.Tapi dengan hanya berdua, kita juga bisa mendapatkan menu yang sama.

BACA JUGA: Ragam Tradisi Ngabuburit Unik di Indonesia, Saat Menunggu Waktu Berbuka

Makan Dulang ini memiliki aturan tersendiri yakni dalam satu kelompok yang umurnya paling tua lah yang terlebih dahulu mengambil makanan. Setelah itu dilanjutkan sampai yang termuda.

Ternyata makan Dulang ini pada zaman dahulu hanya ditemukan bila ada acara-acara tertentu seperti upacara adat Belitung, kumpul warga, dan lainnya.

Tapi bagi para Raja Balitung terdahulu tradisi makan seperti ini juga selalu digelar dalam sebuah pejamuan.

Menu Khas Kampoeng Belitong Timpuk Doloe. (Turisian.com/Duta Ilham)

Namun seiring dengan dikenalnya Belitung sebagai destinasi wisata maka makan Dulang ini bisa dilakukan kapan pun bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi makan khas Belitung.

Usai makan jangan buru-buru pulang karena seluruh rumah makan Belitong Timpo Duluk ini dihiasi oleh ornamen barang-barang vintage yang sangat instagramable untuk dipotret.

BACA JUGA: Sempat Terhenti 2 Tahun, Tradisi Perang Ketupat Digelar Kembali

Persis diantara dua bangunan khas Belitung terdapat pusat oleh-oleh.Berbagai macam cemilan khas Belitung tersedia disini.

Kedai Ule-ule Belitong

Masih dengan kekhasannya,sebuah perahu kecil “berlabuh” di souvenir shop Kedai Ule-ule Belitong. Didalamnya berbagai makanan khas Belitung bisa dipilih.

Tak salah, jika tripadvisor menempatkan rumah makan ini dalam deretan teratas restoran terbaik di Kepulauan Belitung.

Outlet Souveir yang ada di rumah makan Kampoeng Belitong Timpuk Doloe. (Turisian.com/Duta Ilham)

Manager Resto Belitung Tempo Duluk Pilang, Wulan menjelaskan bahwa pihaknya ingin memberikan kesan tersendiri bagi pengunjung yang datang kesini.

“Kami juga sedang mempersiapkan pengembangan kedepan agar memberikan suasana perkampungan yang lebih kental. Selain itu, kami ingin mengembangkan untuk area wisata edukasi khususnya buat anak-anak sekolah yang wajib mengenal budayanya sendiri. Khususnya budaya melayu Belitung,” kata Wulan.

BACA JUGA: Pengen Bisa Membatik? Kunjungi 5 Kampung Batik yang Lagi Ngehits Ini

Saat ini,lanjut Wulan, sudah tersedia area perkebunan lada,buah jeruk kunci,tanaman kemerunting yang mirip dengan buah blueberry.

“Ini semacam blueberyy-nya Belitung,” kata Wulan.

M Belitong Timpo Duluk sendiri mulai beroperasi sejak 16 April 2013. Untuk di Pilang area parkir cukup luas sehingga bisa menampung beberapa bus.

Rumah makan ini lebih ramai ketika memasuki akhir pekan. Dan, di  hari biasa banyak grup. Baik wisatawan nusantara maupun mancanegara menjadikan rumah makan ini sebagai tujuan utama. Tentu karena kekhasan bangunan dan cara penyajian makannya. ***

 

Pos terkait