TURISIAN.com – Cara orang bepergian berubah. Memesan kendaraan kini tak selalu dimulai dari mencari taksi. Pengguna menginginkan pilihan yang lebih praktis, cepat, dan sesuai dengan kebutuhannya.
Perubahan itu ditangkap PT Blue Bird Tbk melalui MyBluebird. Aplikasi yang semula dikenal sebagai kanal pemesanan taksi kini diperluas menjadi pintu masuk berbagai layanan mobilitas dalam satu platform.
Sementara itu Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Andre Djokosoetono mengatakan lebih dari 40 persen pemesanan Bluebird kini berasal dari MyBluebird. Angka itu dihitung dari seluruh kanal pemesanan perusahaan.
“Sebagai perusahaan mobilitas, Bluebird Group menghadirkan MyBluebird menjadi salah satu kanal digital untuk mengakses dan memesan berbagai pilihan layanan,” kata Andre dalam keterangan resmi, Minggu 4 Oktober 2026.
Bluebird membaca perubahan itu sebagai konsekuensi dari meningkatnya kebutuhan konsumen terhadap layanan digital yang lebih personal.
Aplikasi mobile
Studi yang dikutip perusahaan menunjukkan 84 persen konsumen Indonesia memilih penawaran yang dipersonalisasi.
Sebanyak 65 persen di antaranya lebih suka menerima penawaran melalui aplikasi mobile.
MyBluebird kemudian diarahkan menjadi mobility assistant. Bukan sekadar tempat memesan kendaraan, melainkan aplikasi yang menghubungkan berbagai layanan perjalanan.
Dan membantu pengguna menentukan pilihan sesuai kebutuhannya.
Tiga pembaruan menjadi andalannya.
Fitur Multi-Select memungkinkan pengguna memilih lebih dari satu jenis layanan taksi dalam satu pemesanan.
Sistem kemudian mencari armada terdekat untuk menjemput penumpang.
Airport Transfer
Ada pula Airport Transfer. Fitur ini menghubungkan pengguna dengan layanan Goldenbird melalui menu Ride untuk perjalanan menuju atau meninggalkan bandara.
Nomor penerbangan dapat dicantumkan dalam pemesanan. Tarif perjalanan sudah termasuk biaya tol.
Sementara fitur Rent diperbarui dengan informasi pilihan armada Goldenbird dan estimasi tarif sebelum reservasi.
Layanan tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan sewa per jam maupun harian.
Sedangkan untuk pengiriman barang, pengguna dapat memanfaatkan Bluebird Kirim melalui menu Delivery.
Kebutuhan Waktu
Transformasi digital Bluebird bukan perkara baru. Perusahaan itu mulai mengembangkan layanan pemesanan digital pada 2011 melalui Taxi Mobile Reservation berbasis perangkat BlackBerry.
Kini MyBluebird dibekali sejumlah fitur lain, seperti Advance Booking, Fixed Price, Multi-Payment, EZPay, dan Subscription. Semuanya diarahkan untuk memberi lebih banyak pilihan kepada pengguna.
“Yang kami ingin hadirkan melalui MyBluebird adalah kebebasan untuk memilih perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan, waktu, dan cara masing-masing,” kata Andre.
Bagi Bluebird, mobilitas bukan lagi soal menyediakan satu jenis kendaraan. Tantangannya adalah memastikan pengguna menemukan cara bepergian yang paling sesuai dengan kebutuhannya. ***





