Henry Husada Apresiasi Langkah Pemkot Bandung Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif

Ekosistem
Produk industri kreatif kini mulai sering tampil di pasar modern (mall) di Kota Bandung. (Foto: Dok.Humas Pemkot Bandung)

TURISIAN.com — Dukungan terhadap langkah Pemerintah Kota Bandung dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif datang dari berbagai kalangan.

Salah satunya disampaikan Henry Husada yang menilai kebijakan tersebut sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan daerah.

Menurut Henry, jumlah pelaku kreatif di Kota Bandung sangat besar. Kondisi itu membuat persaingan antar pelaku usaha semakin ketat dari waktu ke waktu.

“Dalam kondisi tersebut, maka langkah Pemerintah Kota Bandung menciptakan sistem kompetisi yang adil dan sehat, sudah sangat tepat,” kata Henry kepada Turisian.com, Sabtu, 21 Februari 2026.

Ia menilai, tanpa regulasi dan sistem yang jelas, persaingan berpotensi menjadi tidak seimbang.

Karena itu, kehadiran pemerintah sebagai pengatur ekosistem dinilai penting agar setiap pelaku memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, menegaskan peran pemerintah bukan sebagai pelaku usaha. Melainkan sebagai fasilitator yang memastikan ekosistem kreatif tumbuh secara sehat dan matang.

Menurut Farhan, kehadiran ruang-ruang kreatif menjadi indikator positif perkembangan sektor ini.

Henry Husada, pengusaha nasional yang juga Bapak UMKM Jawa Barat. (Foto: Turisian.com/Adisas)

Salah satu contoh yang ia sebut adalah Pasar Kosambi yang kini berkembang sebagai referensi bagi pelaku ekonomi kreatif.

Selain itu, kawasan seperti Jalan Trunojoyo dan sejumlah ruang kreatif lainnya turut memperkuat ekosistem kolaboratif di Kota Bandung.

Farhan menjelaskan, pemerintah berperan membuka akses pembiayaan, mempertemukan pelaku usaha dengan investor.

Serta menjaga regulasi agar tidak mematikan inovasi. Ia juga menekankan pentingnya penguatan basis data dan efisiensi kebijakan agar setiap program benar-benar tepat sasaran.

Dengan ekosistem yang sehat, Farhan optimistis ekonomi kreatif dapat menjadi tulang punggung pertumbuhan Bandung sekaligus memperkuat identitas kota sebagai pusat kreativitas.

“Terpenting adalah persaingan yang seimbang dan kesempatan yang sama,” ujarnya.

“Kami harus memberikan kesempatan seluas-luasnya, termasuk akses terhadap venture capital kepada para pelaku ekonomi kreatif,” pungkas Farhan. ***

Pos terkait