TURISIAN.com – Di balik birunya laut Indonesia, Kementerian Pariwisata meluncurkan sebuah peta pengetahuan baru. Buku berjudul Wonderful Indonesia Diving Directory dirilis sebagai rujukan komprehensif.
Khususnya, bagi wisatawan dan penyelam profesional untuk mengenali titik-titik selam terbaik di Nusantara.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan direktori tersebut disiapkan bukan sekadar sebagai katalog destinasi.
“Direktori ini diharapkan menjadi panduan yang informatif sekaligus edukatif dalam mengembangkan pariwisata selam yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 18 Desember 2025.
Dalam Jumpa Pers Akhir Tahun Kementerian Pariwisata, Selasa, 16 Desember 2025, Widiyanti menjelaskan buku itu merangkum lebih dari sekadar keindahan bawah laut.
Aspek keselamatan dan keamanan menjadi perhatian utama. Di dalamnya tercantum informasi tentang ketersediaan rumah sakit dengan hyperbaric chamber.
Kesiapan industri melalui keberadaan operator selam profesional, hingga ragam aktivitas wisata berbasis konservasi ekosistem laut.
Direktori tersebut mengelompokkan destinasi selam dari berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus utama kawasan Indonesia Timur. Wilayah yang berada di jantung Coral Triangle, pusat keanekaragaman hayati laut dunia.
Sejumlah destinasi unggulan seperti Bunaken, Wakatobi, Morotai, Labuan Bajo, dan Raja Ampat menjadi sorotan utama.
Sebagai negara kepulauan dengan kekayaan hayati laut tertinggi di dunia, Widiyanti menilai Indonesia memikul tanggung jawab sekaligus peluang besar dalam pengembangan pariwisata bahari.
“Direktori ini diharapkan mendukung promosi destinasi bahari sebagai penggerak utama Program Pariwisata Naik Kelas, sekaligus mendorong minat wisata berbasis konservasi,” katanya.
Sementara itu, dalam waktu dekat, Wonderful Indonesia Diving Directory akan dapat diakses melalui laman indonesia.travel.
Platform digital ini diharapkan menjadi acuan bersama bagi pemerintah, pelaku industri, dan komunitas lokal.
Utamanya, dalam mengembangkan serta mengelola destinasi wisata selam secara terpadu dan berkelanjutan.
Sedangkan bagi wisatawan, kehadiran direktori ini memudahkan akses terhadap informasi yang akurat.
Begitu juga untuk Indonesia, ia menjadi penanda keseriusan menjaga laut. Bukan hanya sebagai etalase keindahan, tetapi juga sebagai ekosistem yang harus dirawat bersama. ***





