Mandalika Bersiap: Para Pembalap MotoGP Mulai Mendarat di Lombok

Para Pembalap MotoGP
Pembalap MotoGp asal Indonesia telah berada di NTB untuk mengikuti Rider Parade di Kota Mataram pada Rabu, 7 Oktober 2026. (Dok.MotoGP)

TURISIAN.com – Mandalika mulai kedatangan tamu-tamu penting. Sejumlah pembalap MotoGP Indonesia 2026 mendarat di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, Senin, 5 Oktober 2026.

Mereka datang beberapa hari sebelum mesin-mesin balap meraung di Sirkuit Pertamina Mandalika.

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ananda Mikola mengatakan rombongan pembalap tiba secara bertahap.

Pada Senin, sedikitnya tiga kloter yang membawa pembalap MotoGP, Moto2, dan Moto3 masuk ke Lombok.

“Sekitar 12 pembalap,” kata Ananda di Lombok Tengah, Senin.

Francesco “Pecco” Bagnaia dan Jorge Martin termasuk di antara pembalap yang tiba lebih awal. Adapun Marc Marquez masih dijadwalkan transit di Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan ke Lombok pada Selasa malam.

“Marquez tiba besok malam,” ujar Ananda.

Kedatangan para pembalap bukan satu-satunya tanda bahwa perhelatan MotoGP Indonesia semakin dekat.

Logistik balapan dari Jepang pun mulai berdatangan melalui Bandara Internasional Lombok.

Peralatan tersebut diangkut menggunakan pesawat kargo untuk mendukung persiapan balapan di Mandalika.

Penerbangan Charter

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB Ahmad Nur Aulia mengatakan kedatangan pembalap dan kru memang dirancang bertahap.

Tiga penerbangan charter dari Bandara Internasional Narita, Jepang, disiapkan untuk membawa rombongan ke Lombok.

Sebagian besar pembalap dijadwalkan tiba pada 5 Oktober. Rombongan lain menyusul pada 6 dan 7 Oktober.

Sebelum turun ke lintasan, sejumlah pembalap akan lebih dulu berhadapan dengan publik. Mereka dijadwalkan mengikuti Rider Parade di Kota Mataram pada Rabu, 7 Oktober.

Sembilan pembalap tercatat dalam daftar parade tersebut. Diantaranya, Marc Marquez, Franco Morbidelli, Fabio Di Giannantonio, Marco Bezzecchi.

Kemudian ada juga  Fermin Aldeguer, Brad Binder, Maximo Quiles, Mario Aji, dan Veda Pratama.

Bagi Lombok, kedatangan mereka bukan sekadar urusan olahraga. Para pembalap dunia itu menjadi bagian dari atraksi yang menghidupkan kembali denyut pariwisata NTB menjelang balapan.

Penggemar mendapat kesempatan melihat para idola dari jarak dekat sebelum mereka memasuki arena sesungguhnya: Sirkuit Pertamina Mandalika.

Setelah parade selesai, perhatian akan kembali mengarah ke lintasan. Di sanalah persaingan MotoGP Indonesia 2026 akan ditentukan.

Bukan oleh sorak penonton, melainkan oleh kecepatan, strategi, dan keberanian para pembalap menaklukkan Mandalika. ***

Pos terkait